Breaking News

Diperiksa Setelah Buron Sejak 2019, Tersangka Kasus Megakorupsi Rp78 T Surya Darmadi Langsung Ditahan Kejagung

Buron kasus korupsi sekaligus bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi, saat tiba di Kejagung, Senin (15/8/2022). Foto: Istimewa/ Antara/ Putu Indah Savitri

WELFARE.id-Kejaksaan Agung (Kejagung) RI resmi menahan buron kasus korupsi sekaligus bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi selama 20 hari ke depan. Terhitung sejak Senin (15/8/2022).

"Penahanan dilakukan setelah tim Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap tersangka," jelas Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (15/8/2022). Kejagung resmi Surya Darmadi atas kasus korupsi penguasaan lahan sawit dan pencucian uang. 

Hingga saat ini, total aset Surya Darmadi yang sudah disita Kejagung saat ini mencapai Rp10 triliun. "Belum dihitung persisnya, hampir Rp10 triliun. Mungkin dihitung dulu nanti, biar pasti," kata Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah kepada wartawan, dikutip Selasa (16/8/2022).

Febri mengatakan, Kejagung saat ini sedang fokus pada penyitaan aset milik Surya Darmadi. Mengingat, kasus megakorupsi yang dilkukan Surya Darmadi dinilai sudah merugikan negara Rp78 triliun.

"Sekarang biar konsentrasi di pengembalian aset. Karena kerugian juga besar kan, Rp78 triliun. Masih banyak yang mau disita," tegasnya.

Kemarin, Surya Darmadi tiba di Indonesia sekitar pukul 13.20 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Sebagai informasi, kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang sebelumnya menyatakan, kliennya akan ke Indonesia pada 15 Agustus guna memenuhi panggilan pemeriksaan Kejaksaan Agung.

Juniver menambahkan, kedatangan Surya Darmadi merupakan bentuk iktikad baik bos perusahaan sawit itu atas kasus hukum yang menjeratnya. "Bahwa setelah mempertimbangkan saran kami dan setelah berdiskusi dengan keluarga, Saudara Surya Darmadi dengan itikad baik memutuskan datang ke Indonesia pada hari Senin, 15 Agustus 2022, sedianya akan tiba di Jakarta," kata Juniver, akhir pekan kemarin.

Diketahui, Surya Darmadi masuk menjadi buron dua lembaga hukum. Taipan tersebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK sejak 2019.

Ia terseret kasus dugaan suap revisi fungsi perhutanan Provinsi Riau ke Kementerian Kehutanan. Perkara ini turut menjerat mantan Gubernur Riau saat itu Annas Maamun ke penjara.

Pada awal Agustus lalu, Kejaksaan Agung menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan seluas 37.095 hektar di Riau. Negara diduga mengalami kerugian hingga Rp78 triliun. Selain itu, Kejaksaan Agung juga menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). (tim redaksi)

#suryadarmadi
#buronkasusdugaankorupsipenyerobotanlahansawit
#kejagung
#tppu
#suryadarmadiresmiditahankejagung
#megakorupsi

Tidak ada komentar