Breaking News

Dilaporkan Persatuan Dukun Indonesia terkait UU ITE, Pesulap Merah: Edukasi Tidak Dilarang!

Marcel Radhival alias Pesulap Merah. Foto: Instagram @marcelradhival1

WELFARE.id-Dilaporkan atas dugaan tindak pidana pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) oleh oleh Persatuan Dukun Indonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan, Marcel Radhival alias Pesulap Merah mengaku santai. 

Marcel mengaku dirinya tak bersalah melakukan tindakan yang ditudingkan terhadapnya. "Enggak (khawatir), saya enggak merasa bersalah apa pun. Karena edukasi itu tidak dilarang di Indonesia, jadi saya santai," ucapnya, Jumat (26/8/2022).

Marcel juga mengatakan saat ini dirinya sedang menunggu jadwal pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Dia mengaku siap menghadapi proses hukum. ”Biasa aja (responsnya). Kenapa memang? Semua orang boleh buat laporan ke kepolisian," cetusnya. 

Tapi Marcel mengatakan penyidik kepolisian yang akan melihat laporan tersebut. ”Masuk delik atau enggak, kalau masuk delik, nanti panggilan pertama klarifikasi," ujarnya juga. 

Untuk diketahui, Pesulap Merah bukan hanya dilaporkan di Polres Jakarta Selatan, tapi dia juga dilaporkan oleh Gus Syamsudin di Polda Jawa Timur. Di sana, Marcell dilaporkan terkait pencemaran nama baik.

Tapi dengan santai, Marcel mengatakan tak mau ambil pusing terkait dengan upaya hukum terhadap dirinya tersebut. Lantaran, dia mengaku merasa tak melakukan pelanggaran apa pun.

”Jadi sama sekali tidak ada takut. Karena apa? Edukasi apa yang mau dipermasalahkan? Karena pasal 310 ayat 3 itu kalau tujuan untuk kepentingan umum nggak bisa masuk pencemaran nama baik," tutur Marcel.

Apalagi, kata Marcel lagi, dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Polda Jawa Timur terkait laporan terhadap dirinya tersebut. Dia cukup yakin laporan kepolisian itu tersebut tak akan berjalan.

"Kalau kata Polda Jawa Timur sih ini kemungkinan nggak masuk delik hukum. Karena kepentingan umum enggak bisa masuk pencemaran nama baik,” cetus juga pesulap yang kerap membongkar rahasia dukun yang merugikan masyarakat tersebut. 

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombespol Yandri Irsan mengatakan, Marcel dilaporkan pada Rabu (10/8/2022) lalu. Dia dilaporkan atas dugaan tindak pidana UU ITE.

Terkait laporan itu, Persatuan Dukun Indonesia menjalani pemeriksaan atas laporannya terhadap Pesulap Merah di Polres Metro Jakarta Selatan karena dianggap menghina profesi dukun di sosial media (medsos).

Dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (24/8/2022), Persatuan Dukun menjalani pemeriksaan didampingi oleh kuasa hukumnya, Firdaus Oiwobo. (tim redaksi)


#pesulapmerah
#persatuandukunindonesia
#marcelradhival
#persatuandukunindonesia
#polresmetrojakartaselatan
#uuite
#hinaprofesidukun

Tidak ada komentar