Breaking News

Cegah Penularan Virus Monkeypox, Kemenkes Siapkan 10 Ribu Dosis Vaksin

Ilustrasi vaksin cacar monyet. Foto: gettyimages

WELFARE.id-Ditemukannya satu warga DKI Jakarta positif cacar monyet atau monkeypox membuat pemerintah Indonesia melakukan berbagai langkah pencegahan agar virus itu tidak menyebar luas.

Bahkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan pengadaan vaksin pencegahan virus yang sangat menular dan sudah menjadi wabah di beberapa negara tersebut. 

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril menyatakan untuk saat ini belum disiapkan vaksinasi massal untuk mengantisipasi cacar monyet atau monkey pox. 

Tapi, Syahril juga mengatakan, saat ini proses pengadaan vaksin sedang dipersiapkan. Menurutnya nantinya akan disiapkan 10 ribu dosis vaksin untuk vaksinasi cacar monyet.

Ia menambahkan, nantinya proses vaksinasi akan diberikan kepada pasien yang sedang melalui masa inkubasi. Atau, bagi masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan cacar monyet.

Untuk diketahui, monkeypox atau cacar monyet akhirnya masuk ke Indonesia. Kemenkes mengkonfirmasi temuan pertama kasus penyakit yang berasal dari Afrika tersebut. Pasien yang terkonfirmasi itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril mengungkapkan, pasien pertama monkeypox tersebut berusia 27 tahun dan memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Setibanya di Indonesia, pasien mengalami demam dan menunjukkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati). 

Tak hanya itu, pasien juga mengalami ruam cacar di telapak kaki dan tangan, serta sebagian di area genital. "Tapi, keadaan pasien baik-baik saja. Kalau dalam istilah COVID-19, yang bersangkutan gejala ringan, tidak sakit berat," ujarnya Sabtu sore (21/9/2022). 

Ia mengatakan, meski sudah ada kasus pertama cacar monyet di Indonesia, kita harus tetap tenang tapi meningkatkan kewaspadaan. ”Baiknya untuk kita tetap tenang, karena ini penyakit yang gejalanya ringan tidak seperti COVID-19,” katanya juga. 

Syahril menjelaskan, pada dasarnya infeksi cacar monyet memang bersifat ringan dan bisa sembuh sendiri, jika gejala berupa lesi-lesi atau ruam-ruam yang ada telah berhasil pecah sendiri. 

"Treatment yang dilakukan yaitu dengan karena ini virus, biasanya sembuh sendiri, kalau tidak ada komorbid dan infeksi sekunder, biasanya akan sembuh sendiri saat lesi itu pecah,” jelasnya. 

Syahril juga mengatakan, dengan adanya kasus ini, perlu dilakukan surveilas atau menelusuri kontak erat, terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien.  

”Kami juga ingin mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan meningkatkan protokol kesehatan,” cetusnya. (tim redaksi)

#cacarmonyet
#monkeypox
#penyakitmenular
#kasuspertama
#kemenkes
#pengadaanvaksin
#phbs

Tidak ada komentar