Breaking News

BPOM Izinkan Vaksin Pfizer untuk Booster Anak di Bawah 18 Tahun, Wiku: Tunggu Keputusan Pemerintah!

Vaksin COVID-19. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Pemerintah belum memutuskan apakah anak-anak dibawah 18 tahun memerlukan vaksinasi booster COVID-19 atau tidak. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ketentuan vaksinasi booster bagi usia di bawah 18 tahun masih menunggu keputusan pemerintah. 

Ia menjelaskan, meskipun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui perluasan Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin Comirnaty yang dikembangkan oleh Pfizer-Biontech untuk dosis booster pada anak usia 16-18 tahun, namun keputusan tetap di tangan pemerintah. 

"Saat ini pemerintah sedang menggencarkan cakupan vaksinasi booster. Jadi mendahulukan cakupan vaksinasi pada seluruh target populasi dengan rentang tertentu dulu," kata Wiku, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (6/8/2022).

Jika stok dan kemampuan vaksinasi terus meningkat, lanjutnya, maka cakupan pada setiap populasi pun juga akan terus ditingkatkan. Wiku juga menjelaskan, saat ini perkembangan cakupan vaksinasi booster telah mencapai 27,22 persen dari sasaran vaksinasi yang sudah ditetapkan. 

Dirinya optimistis, cakupan akan terus meningkat seiring upaya percepatan vaksinasi di seluruh daerah. Sebelumnya, BPOM menyetujui pemberian vaksin COVID-19 dosis penguat (booster) pada anak usia 16-18 tahun. 

Vaksin dosis ketiga akan diberikan menggunakan Pfizer atau vaksin Corminaty. "Vaksin Comirnaty merupakan vaksin COVID-19 dengan platform mRNA yang dikembangkan oleh Pfizer-Biontech. Vaksin Cominarty merupakan satu dari 13 vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan persetujuan EUA di Indonesia.” ujar Kepala BPOM RI, Penny K Lukito, Selasa (2/8/2022) sebelumnya.

Nantinya vaksin dosis penguat bagi anak 16-18 tahun diberikan sebanyak satu dosis atau 30 mcg/0.3 mL. Pemberiannya minimal enam bulan setelah dosis kedua vaksinasi primer menggunakan vaksin Pfizer juga atau booster homolog. (tim redaksi)

#vaksinbooster
#vaksincovid19
#vaksinasicovid19
#anakusiadibawah18tahun
#vaksinpenguat
#bpom
#pfizerbiontech
#vaksincominarty

Tidak ada komentar