Breaking News

Berpendidikan Tinggi hingga Bergelar Profesor, Ini Dia Sosok Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Seperti yang kita tahu, cukup banyak polisi yang tidak melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi. Padatnya jadwal dan kesibukan tugas menjadi penyebab berhentinya seorang polisi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Berbeda dari polisi pada umumnya sosok yang dibahas kali ini justru telah menyelesaikan pendidikannya hingga mendapatkan gelar Profesor. Tentunya tidak banyak orang yang memiliki gelar istimewa ini. 

Salah satunya adalah sosok Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang sangat populer di jajaran para jenderal polisi. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri itu pernah menjadi ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) selama 2009-2012. 

Rycko yang merupakan peraih Adhi Makayasa Akpol 1988 itu berpengalaman di bidang reserse. Sebelum menjabat Kalemdiklat Polri, jenderal bintang tiga ini adalah Kabaintelkam Polri (2020). 

Soal pendidikan tak usah ditanya. Melansir Wikipedia, Jumat (19/8/2022), pria kelahiran Bogor 14 Agustus 1966 ini memiliki intelektualitas cukup tinggi. Setelah lulus Akpol, ia mengambil studi S2 Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia (UI) pada 2001 dan Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian UI pada 2008 dengan predikat cum laude.

Kemudian, diangkat sebagai Guru Besar dalam jabatan profesor di bidang ilmu Kajian Ilmu Kepolisian pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1 Agustus 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim. Urusan karier, Rycko juga cemerlang. 

Tugas pertamanya di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akpol Semarang. Tahun 1993, dia mengikuti pendidikan di PTIK dan lulus dengan predikat terbaik. 

Kemudian, kembali berdinas di Polres Metro Jakarta Pusat, Jabatan lainnya yakni Kasat Reserse Polres Metro Jakarta Selatan lalu Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. Tahun 2002, dia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis. 

Rycko juga pernah menduduki jabatan strategis antara lain Kapolres Metro Jakarta Utara, Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, kemudian Wakapolda Jabar, Kepala STIK dulu dikenal PTIK. 

Dirinya juga pernah mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Ia meraih penghargaan dari Kapolri saat itu Jenderal Pol Sutanto bersama koleganya antara lain Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, dan Idham Azis. 

Berikut riwayat jabatan Komjen Rycko Amelza Dahniel: 

- 1989: Pama Polda Metro Jaya Lulusan Akpol Tahun 1988 (Pola 3-1) 
- 1989: Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat 
- 1990: Kanit Serse Jatanras Polrestro Jakarta Pusat 
- 1992: Danton Tar Akpol Semarang 
- 1995: Kaset Ops Puskodal Ops Polres Metro Jakarta Pusat 
- 1996: Ps Kasat Serse Polres Metro Jakarta Selatan 
- 2000: Kanit Moneter Sat Serse Ek Dit Serse Polda Metro Jaya
- 2001: Waka Sat Serse Ek Dit Serse Polda Metro Jaya 
- 2002: Pamen Sespim Dediklat Polri 
- 2002: Kasat II Dit Reskrim Polda Sumut 
- 2005: Kanit Banmin Subden Bantuan Densus 88/Antiteror Bareskrim Polri 
- 2005: Kapolresta Sukabumi
- 2006: Kanit I Dit II/Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri 
- 2008: Kapolres Metro Jakarta Utara 
- 2009: Pamen SDE SDM Polri (Diarahkan sebagai ADC Presiden RI) 
- 2012: Kabagjianpolmas Bid PPITK STIK Lemdikpol 2013: Wakapolda Jabar 
- 2014: Gubernur PTIK/Kepala STIK Lemdikpol 
- 2016: Kapolda Sumut 
- 2017: Gubernur Akpol 
- 2019: Kapolda Jateng 
- 2020: Kabaintelkam Polri 
- 2021: Kalemdiklat Polri
(tim redaksi)

#kalemdiklatpolri
#komjenpolryckoamelzadahniel
#berpendidikantinggi
#sosokpolisi
#jabatanstrategi
#kepolisianri
#reserse

Tidak ada komentar