Breaking News

Beroperasi Puluhan Tahun, Rumah Jagal Anjing di Surabaya Digerebek Polisi dan Pecinta Satwa

Komunitas Pecinta Satwa, Animals Hope Shelter Indonesia saat menggerebek  sebuah rumah jagal hewan anjing di Kota Surabaya. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Aparat kepolisian bersama pecinta satwa dari komunitas Animals Hope Center melakukan penggerebekan rumah jagal anjing yang terletak di Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/8/2022). Tindakan ini dilakukan usai mendapat laporan dari masyarakat. 

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fakih mengatakan kalau pemilik rumah jagal tersebut telah mengakui menjual daging anjing untuk dikonsumsi. 

”Kami bersama pencinta satwa telah membawa pemilik rumah jagal anjing itu ke markas Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan dan dilakukan interogasi lebih lanjut," terangnya, Senin (1/8/2022). 

Perwira pertama Polri ini juga menjelaskan bahwa penyelidikan tentang rumah jala anjing itu masih berlangsung. Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan beberapa ekor satwa lain di lokasi kejadian perkara. 

Sementara itu, aktivis Animals Hope Center, Christian Joshua Pale mengungkapkan temuan kekerasan terhadap hewan piaraan anjing di rumah jagal ini menindaklanjuti aduan masyarakat. 

Informasi dari masyarakat menyebutkan pemilik rumah jagal anjing di Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur itu secara turun-temurun telah beroperasi sekitar 40 tahun mengolah daging anjing. 

Binatang yang bukan tergolong sebagai hewan ternak ini diolah menjadi aneka menu masakan, kemudian dijual. "Ternyata di sana bukan hanya penjagalan terhadap anjing, melainkan juga ada biawak," jelas Christian. 

Dalam penggerebekan tersebut, tim kepolisian dan komunitas pencinta satwa menemukan enam karung kosong. Diperkirakan ada beberapa anjing atau satwa lain yang bukan tergolong hewan ternak telah dibantai sebelum penggerebekan. 

Karena itu, dia meminta kepolisian menghukum pemilik rumah jagal hewan itu guna memberikan efek jera. Lantaran rumah jagal hewan itu telah beroperasi puluhan tahun lamanya. 

”Apalagi, ada informasi yang menyebutkan pelaku telah beroperasi puluhan tahun, yang berarti telah menghilangkan nyawa ribuan ekor hewan piaraan anjing. Kami ingin pelaku dihukum seberat-beratnya," tukas Christian. 

Tim penyidik dari Polrestabes Surabaya juga masih menindaklanjuti kasus tersebut, termasuk memintai keterangan dari sejumlah saksi dalam kasus tersebut. (tim redaksi)


#kotasurabaya
#jawatimur
#rumahjagalanjing
#polrestabessurabaya
#animalshopecenter
#kasubaghumas
#kompolmuhammadfakih

Tidak ada komentar