Breaking News

Bahas RKUHP, Mahfud Janji Pertemukan Dewan Pers dengan Menkumham

Pertemuan Menkopolhukam dan Anggota Dewan Pers (Foto: dok Dewan Pers) 

WELFARE.id-Dewan Pers mengadakan pertemuan dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud mengatakan draf RKUHP ini sudah lama dibahas. Rencananya, RKUHP ini diberlakukan sebagai hadiah kemerdekaan Republik Indonesia. “Masih ada waktu pembahasan. Mungkin jika ada masalah, bukan ditunda tapi dilakukan perbaikan. Kalau jelas ada pasal yang membahayakan, ya dihapus atau direformulasi,” ujarnya, dikutip Senin (1/8/2022). 

Menurut Mahfud, RKUHP tersebut dulu sudah akan diketok. Namun lantaran ada demo besar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2019 meminta pengesahannya ditunda. Saat bertemu Menko Polhukam, Dewan Pers dipimpin ketuanya, Prof Azyumardi Azra. Ikut mendampingi M Agung Dharmajaya (Wakil Ketua), Anggota Dewan Pers (Arif Zulkifli, Ninik Rahayu, Yadi Hendriana, A Sapto Anggorom, dan Sasmito Madrim, Anggota Konstituen Dewan Pers. 

Kepada Dewan Pers, Mahfud minta catatan reformulasi terhadap pasal-pasal yang dinilai bermasalah. “Sampaikan reformulasi secara konkret sekaligus simulasinya. Besok akan saya sampaikan ke Kemenkumham. Wamenkumham akan kita panggil minggu depan,” ungkapnya. 

Anggota Dewan Pers (DP) Arif Zulkifli menyebut pihaknya bakal bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD dan Menkumham Yasonna Laoly membahas Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). 

Menurut dia, rencana pertemuan itu adalah agenda lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang digelar antara DP bersama Mahfud dan Yasonna. "Selanjutnya Menko menjanjikan pertemuan segitiga antara Menko, Menkumham, dan DP untuk membahas soal ini (RKHUP, red)," katanya. 

Menurut Arif, pertemuan sebelumnya berupa penyerahan daftar inventaris dari DP menyikapi RKUHP yang berpotensi mengekang kebebasan pers. "Intinya DP mengharapkan pasal-pasal bermasalah dapat direformulasi agar kebebasan pers tetap terjaga," ungkapnya. 

Namun, menurut Arif, detail waktu pertemuan lanjutan antara DP degan Mahfud dan Yasonna belum ditentukan. "Belum ditentukan. Menunggu pertemuan Menko dan Menkumham," tukasnya. (tim redaksi) 

#rkuhp
#menkopolhukam
#mahfudmd
#dewanpers
#menkumham

Tidak ada komentar