Breaking News

Bahas Pembangunan Jalan di Lahan PT AP II, Pemkot Tangerang Konsultasi ke Kementerian BUMN

Kondisi Jalan Kali Perancis, Kecamatan Benda Kota Tangerang yang ada di lahan milik PT AP II yang rusak parah. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Perbaikan jalan rusak yang berlokasi di Jalan Garuda, Jalan Juanda dan Jalan Perancis yang menjadi aset PT Angkasa Pura (AP) 2 tapi dikeluhkan warga Kota Tangerang terus diupayakan pemerintah daerah (pemda) setempat.  

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkoordinasi dengan berbagai pihak menyelesaikan persoalan terkait pembangunan jalan yang menjadi salah satu akses utama warga kota tersebut. 

Terbaru, Pemkot Tangerang yang dipimpin Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berkunjung ke kantor Kementerian BUMN guna membahas mekanisme kerja sama pemanfaatan lahan milik PT Angkasa Pura (AP) II untuk kepentingan umum tersebut. 

"Pembahasan soal lahan Angkasa Pura II ini sudah dimulai sejak lama dan dalam waktu yang cukup panjang," terang Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dalam keterangan tertulis, Jumat sore (19/8/2022).

Arief juga menyebutkan untuk memperbaiki tiga jalan yang merupakan aset PT AP II pihaknya sudah berkonsultasi dengan BPK, KPK. ”Kita juga sudah minta legal opinion dari kejaksaan," cetusnya. 

Lebih lanjut Arief menyampaikan empat opsi skema dari Kejaksaan terkait pembangunan tiga jalan yang ada di lahan PT AP II tersebut. 

Yaitu skema Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Skema Pemindahtanganan Aktiva Tetap BUMN, Skema Hibah Pemerintah Daerah kepada BUMN, dan Skema Pelibatan Peran Serta Masyarakat.

"Kita sudah bersurat ke Presiden, terus juga ke Kementerian BUMN dua kali kita bersurat," papar Arief juga. Bahkan, ujar Arief juga, ada opsi sewa lahan milik PT AP II tersebut. 

”Berdasarkan saran dari Pak Menteri BUMN saat bertemu dengan kami ketika pemulangan jenazah almarhum putranya pak Ridwan Kamil, ada opsi sewa lahan itu,” paparnya juga.

Sementara itu, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kementerian BUMN Carlo B Tewu menjelaskan setelah mendengar pendapat dari perwakilan PT AP II yang juga hadir pada rapat tersebut.

Pada prinsipnya pihak kementerian tidak keberatan dengan mekanisme kerja sama antar kedua belah pihak, asalkan sesuai dengan aturan dan untuk kepentingan publik.

"Secara prinsip saya kira kita sudah sepakat nanti tinggal ditindaklanjuti oleh PT Angkasa Pura 2 dan Pemkot Tangerang," ucapnya juga. 

Untuk diketahui sebelumnya pembangunan tiga jalan di Kota Tangerang untuk kepentingan umum yang berlokasi di depat Bandara Soekarno-Hatta sempat menimbulkan kisruh. Lantaran jalan yang dibangun tersebut masuk ke dalam aset PT Angkasa Pura II. (tim redaksi)


#perbaikanjalan
#kepentinganpublik
#pemkottangerang
#ptangkasapuraII
#kementerianbumn
#akseswarga

Tidak ada komentar