Breaking News

Tujuh Nama yang Layak Jadi Calon Pengganti Boris Johnson Jadi PM Inggris

PM Inggris Boris Johnson sehari sebelum mengundurkan diri. Foto: AFP

WELFARE.id-Usai dihantam sejumlah skandal dalam pemerintahannya, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya, Kamis (7/7/2022). 

Sederet nama politisi digadang-gadang menjadi pengganti Boris Johnson untuk memimpin Inggris. Calon PM Inggris baru itu mulai dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Liz Truss hingga bekas Menteri Keuangan (Menkeu) Rishi Sunak. 

Berikut nama-nama kandidat yang layak jadi pengganti Boris Johnson memimpin Inggris:

1. Liz Truss
Menteri luar negeri ini adalah kesayangan partai konservatif yang berkuasa. Ia membuat rakyat Inggris mengingat perdana menteri perempuan pertama Margaret Thatcher. 

Perempuan berusia 46 tahun itu menghabiskan dua tahun pertama kepemimpinan Johnson sebagai menteri perdagangan internasional dan memperjuangkan Brexit. 
Tahun lalu ia ditunjuk sebagai negosiator utama Inggris dengan Uni Eropa. Truss sekarang bertanggung jawab untuk berurusan dengan Uni Eropa atas aturan perdagangan pasca-Brexit untuk Irlandia Utara.

2. Jeremy Hunt
Mantan menteri luar negeri berusia 55 tahun ini berada di urutan kedua sebagai calon perdana menteri dari Partai Konservatif pada 2018. Dia menawarkan gaya kepemimpinan yang lebih serius dan tidak terlalu kontroversial setelah gejolak kepemimpinan Johnson. 

Hunt mengatakan dia memilih untuk menggulingkan Johnson dalam mosi tidak percaya bulan lalu yang dimenangkan oleh perdana menteri. Hunt mendukung Inggris tetap di Uni Eropa menjelang pemungutan suara 2016. 

3. Ben Wallace 
Popularitas Menteri Pertahanan Ben Wallace, 52, telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Ia adalah mantan tentara. Wallace memulai karir politiknya sebagai anggota majelis devolusi Skotlandia pada Mei 1999, sebelum pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen Westminster pada 2005. 

Dia merupakan menteri keamanan yang menjabat dari 2016 hingga saat ini. Ia dipuji ketika berhasil mengevakuasi warga negara Inggris dan sekutunya dari Afghanistan tahun lalu, dan karena mengirim senjata ke Kiev, Ukraina. 


4. Rishi Sunak 
Sunak yang mengundurkan diri sebagai menteri keuangan mengatakan masyarakat Inggris mengharapkan pemerintahan yang benar, kompeten dan serius. Ia termasuk orang yang dijagokan untuk menggantikan Johnson.

Dia dipuji karena paket penyelamatan ekonomi COVID-19, termasuk program retensi pekerjaan yang mahal yang mencegah pengangguran massal. Tapi Sunak kemudian menghadapi kritik karena tidak memberikan dukungan biaya hidup yang cukup kepada rumah tangga. 

Pengungkapan tentang status pajak non-domisili istrinya yang kaya dan denda yang dia terima, bersama dengan PM Johnson, karena melanggar aturan penguncian COVID telah merusak posisinya.

5. Sajid Javid 
Javid adalah menteri kabinet pertama yang mengundurkan diri sebagai protes terhadap Boris Johsnon. Sebagai mantan bankir, Javid telah menjabat berbagai peran di kabinet PM Johnson. Terakhir ia menjadi menteri kesehatan. Dia mengundurkan diri sebagai menteri keuangan pada 2020 lalu.

Orang tuanya adalah imigran Muslim Pakistan. Dia pengagum Thatcher dan menempati posisi keempat dalam kontes kepemimpinan 2019 untuk menggantikan mantan Perdana Menteri Theresa May.

6. Nadhim Zahawi 
Menteri keuangan yang baru diangkat ini menuai pujian sebagai menteri vaksin ketika Inggris menjadi salah satu negara yang berhasil menyuntikan vaksin COVID-19 tercepat di dunia. Zahawi adalah muslim yang merupakan mantan pengungsi dari Irak ke Inggris.

Dia ikut mendirikan perusahaan jajak pendapat YouGov sebelum memasuki parlemen Inggris sebagai politisi pada 2010. Pekerjaan terakhirnya adalah sebagai menteri pendidikan. 

7. Penny Mordaunt 
Mantan menteri pertahanan ini dipecat oleh Boris Johnson ketika mendukung saingannya, Jeremy Hunt, selama pemilu. Ia kini menjabat sebagai menteri perdagangan junior. (tim redaksi)

#pengundurandiri
#pminggris
#perdanamenteri
#borisjohnson
#calonpengganti
#gonjangganjingpolitik

Tidak ada komentar