Breaking News

Sempat Memantik Kontroversi, Geranium Denmark Dinobatkan Jadi Restoran Terbaik Dunia

Salah satu hidangan yang disediakan di Restoran Geranium di Kopenhagen, Denmark, yang dinobatkan jadi restoran terbaik dunia. Foto: AFP

WELFARE.id-Restoran Geranium yang berlokasi di Denmark dinobatkan sebagai restoran nomor satu dalam daftar 50 Restoran Terbaik Dunia 2022 ini. Akan tetapi keputusan itu mematik kontroversial terutama di kalangan koki Prancis. 

Pasalnya, penetapan restoran nomor satu di dunia itu dianggap kurang transparan dalam penjuriannya. Untuk diketahui, Restoran Geranium dikelola oleh koki Rasmus Kofoed di Kopenhagen, Denmark.

Restoran Geranium merupakan restoran asal Denmark kedua yang menang berturut-turut selama dua tahun ini, mengambil alih status restoran nomor satu dunia dari Noma yang juga berasal dari Denmark yang ditetapkan tahun lalu. 

Sedangkan urutan nomor dua restoran terbaik di dunia diraih Restoran Central yang berlokasi di Lima, Peru. Restoran Central ini didirikan oleh majalah perdagangan Inggris Restaurant pada 2002 lalu.

”Upacara penobatan awalnya akan diadakan di Moskow, Rusia tahun ini. Tetapi kemudian dipindahkan ke London setelah serangan Rusia terhadap Ukraina pada Februari lalu," tulis laporkan TRT World yang mengutip AFP beberapa hari lalu. 

Dalam 50 restoran terbaik di dunia itu, tidak ada restoran Rusia yang diberi peringkat. Restoran Disfrutar di Barcelona dan Diverxo di Madrid, keduanya di Spanyol berada di urutan ketiga dan keempat. 

Selain itu, penghargaan tersebut menobatkan Leonor Espinosa dari Kolombia sebagai koki wanita terbaik dunia dan restoran tempatnya bekerja yakni Leo berada di peringkat ke-48 dalam daftar.

Terlepas dari masakan Prancis yang terkenal, hanya tiga restoran Prancis, semuanya berlokasi di Paris, yang masuk dalam 50 besar restoran terbaik di dunia. Ketiga restoran itu adalah Septime di peringkat 22, Le Clarence di peringkat 28, dan Arpege di peringkat 31.

Untuk diketahui, 50 restoran terbaik di dunia ini dipilih oleh 1.080 pakar kuliner independen termasuk koki, jurnalis spesialis, dan pemilik restoran yang mencatat pengalaman mereka dalam 18 bulan terakhir di bawah naungan majalah tersebut. 

Para ahli tersebut dibagi menjadi 27 wilayah dengan 40 pemilih masing-masing dapat memilih 10 restoran termasuk setidaknya tiga di luar wilayah negara tempat tinggal mereka.

Daftar tersebut, yang disponsori oleh beberapa merek, sering mendapat kecaman, terutama oleh koki Prancis yang menuduh kurangnya transparansi dalam penetapan 50 restoran terbaik di dunia tersebut. 

Karena ketidaktransparanan itu, membuat kritikus makanan asal Prancis, serta orang-orang penyuka kuliner dari Jepang dan Amerika Serikat, mendirikan La Liste versi mereka sendiri pada tahun 2015. Ajang ini meranking 1.000 restoran terbaik di seluruh dunia. (tim redaksi)

#kuliner
#restoranterbaikdunia
#restorangeranium
#kopenhagen
#denmark
#makanansehat
#kokiterbaik

Tidak ada komentar