Breaking News

Segera Punya Rumah Baru, 5 Hektare Lahan Dihibahkan untuk Hunian Tetap Korban Abrasi Amurang

Rumah korban bencana abrasi di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Foto: Ilustrasi/ Antara

WELFARE.id-Kabar baik bagi ratusan jiwa korban abrasi Pantai Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Pasalnya, mereka tak akan berlama-lama tinggal di hunian sementara (huntara).

Dalam waktu dekat, mereka akan direlokasi ke lahan seluas 5 hektare. Sebanyak 116 unit rumah baru bakal dibangun di lahan tersebut.

Lahan tersebut dihibahkan oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw untuk dibangun hunian tetap (huntap) korban abrasi Amurang. "Jalan masuk menuju lokasi pembangunan hunian tetap harus dibebaskan, ini yang sementara dilakukan," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan Thorie R Joseph, dikutip Jumat (15/7/2022).

Selain pembebasan lahan, proses administrasi terkait dengan hibah lahan juga sementara dilakukan. Ia menambahkan, untuk lahan yang dihibahkan tersebut, luasan yang akan dimanfaatkan sebesar tiga hektare.

"Jadi dari luasan keseluruhan lima hektare, tidak dimanfaatkan semua, hanya sekitar tiga hektare," ujarnya. Nantinya, mereka bakal melakukan verifikasi untuk warga yang menetap di sana.

Peristiwa bencana abrasi tersebut terjadi Rabu (15/6/2022) lalu. Abrasi menghantam pesisir pantai Amurang, sehingga warga Kelurahan Uwuran Satu dan Kelurahan Bitung diungsikan setelah rumahnya hancur.

Infrastruktur jalan dan jembatan, penginapan, serta fasilitas lainnya ikut disapu air laut. Sementara itu, saat ini pemerintah daerah juga tengah membangun hunian sementara untuk korban.

Proyek itu sudah mencapai 90 persen. Jika sudah rampung, semua pengungsi bakal dipindahkan sementara ke sana,  sembari menunggu pembebasan lahan dan pembangunan huntap. (tim redaksi)

#korbanabrasiamurang
#pantaiamurangminahasaselatan
#sulawesiutara
#pembagunanhuniantetap
#huntap 
#pembebasanlahan
#pengungsi
#abrasi
#bencanaabrasi

Tidak ada komentar