Breaking News

Resmi Mundur dari KPK, Presiden Jokowi Teken Keppres Pemberhentian Lili Pintauli

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang sudah mengundurkan diri. Foto: net

WELFARE.id-Mundurnya Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dari jabatannya ternyata bukan lagi kabar burung. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima surat pengunduran diri salah satu pimpinan KPK tersebut.

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini mengatakan kalau Presiden Jokowi juga telah menandatangani Keputusan Presiden terkait pemberhentian Lili Pintauli tersebut.

”Surat pengunduran diri Lili Pintauli Siregar telah diterima oleh Presiden Jokowi. Presiden Jokowi sudah menandatangani Keppres Pemberhentian Lili Pintauli Siregar itu,” terang Faldo kepada wartawan, Senin (11/7/2022).

Ia juga menyebutkan, penerbitan Keppres pemberhentian Lili Pintauli itu merupakan prosedur administrasi yang disyaratkan dalam Undang-Undang KPK. 

Untuk diketahui, Lili terakhir dilaporkan ke Dewas KPK terkait dengan dugaan menerima fasilitas akomodasi hotel hingga tiket menonton ajang balap MotoGP 2022 di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dari PT Pertamina, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kontroversial tindakan Lili itu bukanlah yang pertama kalinya. Dia sebelumnya juga pernah dijatuhi sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan oleh Dewas KPK. 

Saat itu Lili terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa menyalahgunakan pengaruh selaku pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani KPK, yakni Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Sebelumnya juga, lembaga anti korupsi besutan mantan pegawai KPK, IM57 Institute meminta Dewan Pengawas (Dewas) KPK memecat Wakil Ketua KPK Lili Pintauli karena melakukan kesalahan berulang kali. 

Lili dijadwalkan menjalani sidang etik pada Senin (11/7/2022) lalu akibat dugaan penerimaan fasilitas dari BUMN tersebut. Ketua IM57 Institute M. Praswad Nugraha memandang Lili Pintauli pantas kehilangan jabatannya di KPK. Pasalnya, Lili bukan baru kali ini melakukan kesalahan. 

"Pelanggaran Lili sudah berulang, vonisnya harus bersifat pemberatan, harus berupa pemecatan," kata Praswad, Senin (11/7/2022). Praswad mendesak Dewas KPK menunjukkan taringnya dalam menindak Lili Pintauli. 

Apalagi ia mengamati Dewas KPK justru lebih tegas terhadap jajaran pegawai level bawah. Ia tak ingin Lili Pintauli kembali lolos dari sanksi pemecatan dari lembaga super body tersebut. 
 
"Jangan ada upaya-upaya main mata lagi, Dewas KPK sudah berkali-kali bersifat permisif dan pemaaf jika berkaitan dengan pelanggaran pimpinan KPK, sementara keras dan tegas pada pegawai di level bawah. Jangan sampai Dewas KPK menjadi pisau yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah," cetus Praswad juga. 

Dewas KPK menjadwalkan kembali sidang etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli soal dugaan penerimaan fasilitas MotoGP Mandalika pada Senin (11/7/2022). Sidang Lili Pintauli seharusnya digelar pada Selasa (5/7/2022) pekan lalu, tapi ditunda. 

Lili mangkir dengan alasan mengikuti agenda G20 Anti Corruption Working Group (ACWG) 2022 di Bali yang telah dijadwalkan. (tim redaksi)


#kpk
#pimpinankpk
#pengundurandiri
#lilipintaulisiregar
#gratifikasi
#formula1
#presidenjokowi

Tidak ada komentar