Breaking News

Perang Antargeng, 50 Orang Tewas di Haiti Ribuan Mengungsi

Baku tembak antargeng di Haiti menyebabkan 50 orang tewas. Foto: Istimewa/ AFP

WELFARE.id-Baku tembak antargeng di Haiti yang terjadi sejak Jumat pekan lalu menyebabkan lebih dari 50 orang tewas. Perang antargeng yang bersaing itu terjadi di dekat ibu kota Haiti Port-au-Prince.

Melansir Reuters, Kamis (14/7/2022), Walikota Cite Soleil Joel Janeus menjelaskan, baku tembak antargeng di pinggiran kota miskin itu telah menyebabkan lebih dari 100 orang terluka. Ia menambahkan bahwa 50 dari mereka yang terluka dalam kondisi kritis.

"Orang-orang yang berjongkok selama penembakan, peluru menembus atap dan membunuh mereka. Orang-orang mencoba melarikan diri namun mereka terkena peluru," kata Janeus dalam sebuah wawancara telepon.

Laporan surat kabar Haiti Le Nouveliste juga menyebut, geng memblokir akses ke terminal bahan bakar Varreux. West Indies Group, konglomerat Haiti yang memiliki terminal Varreux, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Kantor Perdana Menteri Ariel Henry tidak segera menjawab permintaan komentar. Kekerasan itu merupakan hasil dari konfrontasi antara geng G9 dan GPEP.

Kekerasan geng telah meningkat sejak Presiden Jovenel Moise dibunuh setahun yang lalu. Akibatnya, terjadi kekosongan politik dan kelompok kriminal memperluas kendali mereka di Haiti.

Aktivis HAM pada Mei mengatakan, bahwa bentrokan antara geng Chen Mechan dan saingannya, 400 geng Mawozo telah menyebabkan 148 orang tewas. Beberapa di antaranya dibacok sampai mati dengan parang atau tewas ketika rumah mereka dibakar. (tim redaksi)

#haiti
#perangantargeng
#bentrokantargeng
#penembakan
#kekosonganpolitik
#kekerasanham

Tidak ada komentar