Breaking News

Penembakan di Kanada, 3 Orang Tewas Termasuk Pria yang Diduga Pelaku Bersenjata

Penembakan. Foto: Ilustrasi/ Shutterstock

WELFARE.id-Penembakan massal terjadi di Kanada, Senin (25/7/2022). Tiga orang termasuk tersangka pria bersenjata, tewas dalam serangkaian penembakan di Provinsi British Columbia, Kanada.

Melansir Reuters, Rabu (27/7/2022), polisi mengatakan, penembakan di Kota Langley, pinggiran Vancouver, dimulai sekira tengah malam. Empat orang ditembak seorang pria bersenjata. 

Dua pria ditemukan tewas dan seorang pria dan seorang wanita terluka. Wanita itu kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Polisi mengatakan penembak, yang mereka identifikasi sebagai Jordan Daniel Goggin (28), terluka ketika mereka menemukannya. Dia ditembak mati di tempat kejadian oleh petugas.

"Kami masih menyelidiki untuk menentukan apakah pria bersenjata itu bertindak sendiri atau beramai-ramai. Sementara penyelidikan sedang berlangsung, semua indikasi adalah bahwa tidak ada orang lain yang terlibat dan tidak ada ancaman lebih lanjut terhadap keselamatan publik," kata Kepala Inspektur Ghalib Bhayani dari Pasukan Polisi Berkuda Kanada (Royal Canadian Mounted Police/RCMP) regional, kepada wartawan.

Polisi telah meminta masyarakat untuk tetap berada di luar beberapa area, termasuk tempat parkir kasino dan halte bus. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan darurat untuk beberapa penembakan yang melibatkan "korban sementara", yang mengarah pada dugaan bahwa para korban adalah tunawisma.

Tetapi Sersan David Lee dari tim investigasi pembunuhan RCMP mengatakan, dia tidak dapat memastikan bahwa para korban adalah tunawisma dan petugas masih berusaha untuk menentukan apakah mereka memiliki hubungan dengan pria bersenjata itu. Para korban telah diidentifikasi tetapi polisi belum merilis informasi itu.

Seorang saksi mata Reuters melihat dua SUV hitam, mirip dengan yang digunakan oleh tim tanggap darurat polisi, di parit dekat salah satu lokasi penembakan. Satu kendaraan memiliki lubang peluru di kaca depan.

Penembakan di Kanada masih lebih jarang, daripada di Amerika Serikat (AS). Kanada memiliki undang-undang senjata yang lebih ketat daripada tetangganya itu, meskipun orang Kanada diizinkan memiliki senjata api selama mereka memiliki lisensi.

Salah satu penembakan massal terburuk di Kanada terjadi pada 2020, ketika seorang pria bersenjata yang mengendarai mobil polisi palsu menembak 13 orang dan membunuh sembilan lainnya dalam kebakaran yang dia lakukan di Portapique, Nova Scotia. 

Sementara menurut statistik Kanada, tingkat pembunuhan senjata di sana kurang dari seperlima tingkat AS, itu lebih tinggi dari negara-negara kaya lainnya dan telah meningkat.

Pada Mei, Ottawa memperkenalkan undang-undang untuk menerapkan "pembekuan nasional" pada penjualan dan pembelian pistol seminggu setelah seorang pria bersenjata membunuh 19 anak dan dua guru di kelas mereka di Uvalde, Texas. (tim redaksi)

#penembakanmisterius
#peristiwapenembakan
#penembakandikanada
#izinjualbelisenjata
#kasuspenembakandikanada

Tidak ada komentar