Breaking News

Pembalasan, Rusia Setop Pasukan Gas ke Eropa

Pipa gas milik Rusia (AFP) 

WELFARE.id - Rusia membalaskan dendamnya kepada negara-negara di eropa dengan cara menangguhkan operasional pipa gas utama ke wilayah Eropa. Seperti dilaporkan RT, Senin (11/7/2022), aliran gas Rusia ke Jerman melalui pipa Nord Stream 1 Laut Baltik telah dihentikan. 

Operator Nord Stream AG menyatakan, pekerjaan pemeliharaan rutin akan mematikan infrastruktur selama sepuluh hari. Selama penghentian yang direncanakan sebelumnya, semua aliran gas akan berhenti. 

Operator menyoroti bahwa situasinya ditandai dengan baik dan sebelumnya telah disepakati dengan semua mitra. 

Pemeliharaan ini telah membuat beberapa negara Eropa berteriak. Beberapa menilai Rusia sengaja melakukan "balas dendam" karena sanksi yang dijatuhkan Eropa seiring tindakan Kremlin menyerang Ukraina sejak Februari. 

Pemeliharan juga diyakini akan berlangsung bahkan di luar waktu yang ditentukan. Ini bisa mengacaukan rencana pengisian musim dingin Eropa yang berujung pada krisis gas. 

Bulan lalu, raksasa energi Rusia memangkas volume gas yang dikirim ke Jerman melalui pipa sebesar 60 persen karena tantangan operasional, yang disebabkan oleh kegagalan mengembalikan turbin yang diservis tepat waktu dari Kanada. Namun, Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck berpendapat bahwa itu adalah “keputusan politik.” 

Dalam beberapa tahun terakhir, kekurangan pasokan terkait pemeliharaan melalui Nord Stream dikompensasi oleh peningkatan arus melalui Ukraina atau Polandia. 

Namun, berbagai pejabat dan perwakilan industri mengatakan kepada FT bahwa mereka khawatir Rusia tidak akan melakukannya kali ini. Rusia akan meninggalkan benua itu untuk menghadapi kekurangan gas. 

"Berdasarkan pola yang telah kita lihat, tidak akan terlalu mengejutkan sekarang jika beberapa detail teknis kecil ditemukan dan kemudian mereka dapat mengatakan 'Sekarang kita tidak dapat menyalakannya lagi," kata Habeck pada akhir Juni. 

Nord Stream AG, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Gazprom, menegaskan bahwa informasi pemeliharaan diungkapkan dengan tepat sesuai dengan Peraturan Uni Eropa tentang Integritas dan Transparansi Pasar Energi Grosir. “Jadwal kegiatan pemeliharaan telah dikoordinasikan secara erat dengan mitra hulu dan hilir Nord Stream,” tambahnya. 

Pipa Nord Stream 1 mengangkut 55 miliar meter kubik (bcm) gas per tahun dari Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik. Pipa Nord Stream I sendiri sempat mengalami pemotongan daya pada bulan lalu di mana Rusia memangkas gas hingga 40 persen dari total kapasitas pipa itu. (tim redaksi) 

#rusia
#eropa
#gasrusia
#rusiastoppasokangaseropa
#kremlin
#eropakrisisgas

Tidak ada komentar