Breaking News

Merasa Kegemukan, Ini Cara Turunkan Berat Badan saat Usia Lebihi 40 Tahun

Ilustrasi turunkan berat badan meski sudah berumur di atas 40 tahun. Foto: net

WELFARE.id-Bagi Anda yang sudah berusia 40 tahun lebih tapi memiliki badan tetap gemuk dan ingin tampil langsing lagi. Masih ada kesempatan. Pasalnya, usia bukan penghalang untuk menurunkan berat badan. 

Dengan pengaturan pola makan yang tepat, target penurunan berat badan tetap bisa dicapai bahkan setelah seseorang berusia di atas 40 tahun.

Banyak orang mengira bahwa penurunan berat badan akan semakin sulit untuk dicapai seiring dengan bertambahnya usia. Padahal, metabolisme tubuh tidak akan terpengaruh oleh proses penuaan di usia 20-60 tahun. 

Bahkan setelah mencapai umur 60 tahun, metabolisme hanya mengalami penurunan kurang dari 1 persen per tahun. Meski begitu, ada beberapa faktor lain yang bisa membuat orang-orang merasa sulit untuk menurunkan berat badan. 

Sebagian dari faktor tersebut adalah kesibukan yang kemudian memicu lebih banyak stres. Stres yang menumpuk ini kemudian turut memberikan pengaruh negatif pada gaya hidup.

Mengonsumsi makanan yang kaya akan protein bisa membuat proses penurunan berat badan menjadi lebih mudah. Selain itu juga, mengonsumsi makanan tinggi protein, vitamin D, dan kalsium juga bisa membantu membangun massa otot, menjaga energi tetap stabil, dan mencegah penipisan tulang.

Berkaitan dengan ini, ada empat jenis makanan bergizi yang direkomendasikan bagi orang-orang berusia di atas 40 tahun yang ingin menurunkan berat badan. 
Seperti dilansir EatThis, Sabtu (2/7/2022), berikut ini keempat makanan tersebut: 
 
1. Ikan Salmon
Ikan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung ini dikenal kaya akan protein dan lemak omega 3. Asupan protein bisa memberikan perasaan kenyang lebih lama, sehingga asupan kalori sepanjang hari bisa lebih terkontrol.
 
2. Telur
Selain tinggi protein, telur juga kaya akan vitamin D, kolin, dan zat besi. Sebagian orang mungkin ragu untuk mengonsumsi telur secara rutin karena khawatir akan meningkatkan kadar kolesterol. Namun menurut salah satu studi terbesar mengenai diet kardiovaskular, Framingham Heart Study, konsumsi telur tak berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol atau kejadian penyakit jantung. Sebagian besar dokter juga merasa aman untuk merekomendasikan konsumsi minimal satu telur per hari.
 
3. Yogurt Yunani
Sajian yogurt Yunani atau greek yogurt juga mengandung banyak protein. Bila dibandingkan dengan jenis yogurt lain, greek yogurt memiliki kandungan protein hampir dua kali lipat lebih tinggi untuk setiap sajiannya. Satu cangkir yogurt yunani mengandung sekitar 17 gram protein. Untuk menghasilkan sajian yang bergizi seimbang, yogurt yunani juga  bisa dikombinasikan dengan bubuk kayu manis, buah beri, dan granola.
 
4. Edamame
Bukan tanpa alasan bila edamame dijuluki sebagai makanan super. Makanan ini dikenal kaya akan protein, serat, dan zat gizi bernama fitoestrogen. Fitoestrogen dikenal dapat memberikan efek yang mirip seperti estrogen alami dalam tubuh. Hal ini bisa memberikan manfaat tambahan bagi wanita yang mengalami penurunan kadar estrogen karena menopause. (tim redaksi)


#kesehatan
#hidupsehat
#kontrolberatbadan
#kegemukan
#usialanjut
#dietsehat
#turunkanberatbadan

Tidak ada komentar