Breaking News

Mengenal Hernia, Penyakit yang Diderita Ayah Ayu TingTing

Ilustrasi. Foto : net

WELFARE.id-Ayah Ayu Ting Ting, Abdul Rojak dikabarkan baru saja menjalani operasi hernia. Kabar itu disampaikan sendiri oleh Ayu Ting Ting melalui akun YouTube pribadi miliknya pada Minggu (3/7/2022). Ayu menjelaskan bahwa ayahnya yang akrab disapa Ayah Ojak itu baru saja menjalani operasi. 

“Kemarin banyak yang tanya-tanya ayah kenapa dan sakit apa? Jadi setelah kemarin ayah operasi hari Kamis jam 5 sore,” ucap Ayu Ting Ting dalam vlog di channel YouTubenya itu. 

“Ayah kemarin itu melakukan operasi hernia,” tambahnya. 

Sebenarnya apa itu penyakit hernia atau lebih dikenal dengan turun berok ini? Hernia adalah kondisi ketika organ di dalam tubuh menekan dan mencuat melalui jaringan otot atau jaringan ikat di sekitarnya yang lemah 

Kondisi inilah yang menyebabkan munculnya tonjolan atau benjolan. Hernia muncul di area antara dada dan pinggul, tetapi juga dapat muncul di daerah paha atas dan selangkangan. 

Benjolan pada hernia dapat menghilang ketika penderita berbaring dan dapat kembali timbul akibat batuk atau mengejan. Oleh karena itu, oleh masyarakat awam penyakit hernia ini juga lebih dikenal dengan sebutan “turun berok”, seperti yang tengah dialami ayah pedangdut Ayu Ting Ting.

Dilansir dari WebMD, hernia disebabkan oleh kombinasi antara kelemahan otot dan kondisi otot yang tertarik. Tergantung pada penyebabnya, hernia dapat berkembang dengan cepat atau dalam jangka waktu yang lama. 

Berikut beberapa kondisi yang dapat menyebabkan otot tubuh melemah. 

• Kondisi bawaan yang terjadi selama perkembangan janin di dalam rahim dan hadir sejak lahi- Bertambahnya usia 

• Cedera atau komplikasi akibat operasi pada bagian perut 

• Batuk kronis atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) 

• Melakukan olahraga berat atau mengangkat beban berat 

• Sembelit, yang menyebabkan terlalu keras mengejan saat buang air besar 

• Obesitas atau berat badan berlebih 

• Hamil, terutama mengandung janin kembar (lebih dari satu janin) 

• Asites, yaitu penumpukan cairan di dalam rongga perut yang disebut peritoneum 

Gejala hernia 

Munculnya benjolan pada tubuh dapat menjadi gejala dari hernia atau turun berok. Gejala hernia dapat bervariasi tergantung pada jenis hernia yang diderita pasien. Adapun, hernia terbagi atas lima jenis yaitu inguinalis, femoralis, umbilikalis, hiatus, dan hernia insisional. 

Jenis hernia yang paling sering terjadi adalah hernia di bagian lipat paha (hernia inguinalis). Hernia jenis inilah yang secara awal di Indonesia disebut sebagai turun berok. Hernia inguinalis terjadi ketika sebagian usus atau jaringan lemak di rongga perut mencuat ke selangkangan. 

Ketimbang wanita, pria memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami hernia inguinalis. 

Berikut beberapa gejala dari lima jenis hernia yang harus diwaspadai. 

• Gejala hernia biasanya munculnya benjolan pada perut atau selangkangan yang dapat hilang ketika berbaring 

• Rasa berat di perut yang terkadang disertai dengan sembelit atau feses berdarah 

• Nyeri dan rasa tidak nyaman pada area benjolan, terutama saat mengangkat, membungkuk, atau membawa beban berat 

• Sensasi terbakar atau nyeri pada tonjolan 

• Nyeri dada 

• Heartburn 

• Sulit menelan (disfagia) 

• Nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba 

• Muntah 

• Konstipasi (sembelit) atau sulit buang air besar 

• Nyeri dan bengkak di sekitar testis. 

Terdapat beberapa metode penanganan untuk mengobati hernia, di anatarnya yakni obat-obatan dan operasi. 

Untuk terapi obat-obatan, dokter akan meresepkan obat untuk menurunkan asam lambung bagi penderita hernia hiatus untuk meredakan gejala dan ketidaknyamanan. Jenis obat yang mungkin diberikan adalah antasida, penghambat pompa proton (PPI), dan antagonis reseptor H2. 

Sementara untuk tindakan operasi akan dilakukan jika tonjolan hernia berukuran besar dan menyebabkan rasa sakit. Ada dua metode operasi yang dapat dilakukan yakni operasi terbuka dan laparoskopi. Operasi laparoskopi dapat menyebabkan lebih sedikit rasa sakit daripada prosedur terbuka. 

Selain lewat operasi, dokter mungkin menyarankan kamu memakai korset, pengikat, atau rangka. Pakaian dalam yang mendukung ini memberikan tekanan lembut pada hernia dan menjaganya tetap di tempatnya. Mereka dapat meringankan ketidaknyamanan atau rasa sakit.  

Pakaian khusus ini digunakan jika kamu tidak dapat menjalani operasi, atau untuk bantuan sementara sebelum prosedur. Hanya gunakan pakaian ini di bawah pengawasan dokter. (tim redaksi) 

#kesehatan
#hernia
#turunberok
#ciricirihernia
#penyebabhernia
#ayahojak
#ayutingting

Tidak ada komentar