Breaking News

Mengenal Haji Isam, Salah Satu Orang Terkaya di Kalimantan Pemilik Grup Jhonlin

Presiden Jokowi bersama Haji Isam saat meresmikan pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, Kamis (21/10/2021). Foto: Setpres

WELFARE.id-Rencana PT Jhonlin Agro Raya Tbk melantai di bursa saham jadi buah bibir. Pasalnya, perusahaan bergerak di usaha perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk diketahui, PT Jhonlin Agro Raya Tbk merupakan perusahaan miliki oleh Haji Isam atau Samsudin Andi Arsyad. Merujuk prospektus IPO perseroan, Haji Isam tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner dari PT Jhonlin Agro Raya Tbk.

Berdasarkan akta pendirian perseroan, Haji Isam memiliki 540 saham perseroan senilai Rp540 juta atau 90 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh ke perusahaan tersebut.

Sementara PT Jhonlin Group memegang 10 persen atau sebanyak 60 saham senilai Rp60 juta. Selain itu juga terdapat 400 saham senilai Rp400 juta dalam portepel. Nama Haji Isam dan perseroan sendiri sangat dikenal di Kalsel.
Haji Isam memang dikenal sebagai pengusaha dan salah satu crazy rich di Kalsel yang tinggal di Batulicin. Selain kekayaannya, kehidupan pribadi sang crazy rich asal Kalsel itu menjadi sorotan publik. 

Salah satu peristiwa yang membuat namanya terkenal ketika sang putri, Liana Jhonlin, dilamar oleh kekasihnya pada 2020. Acara lamaran Liana berlangsung meriah dan penuh glamor hingga didatangi oleh para artis kenamaan tanah air.

Bahkan Haji Isam tak perlu menyewa gedung antaran rumahnya sudah cukup mewah untuk berlangsungnya acara. Selain Liana Jhonlin, Haji Isam memiliki anak anak laki-laki bernama Jhony Saputra yang tercatat menjadi Komisaris PT Jhonlin Agro Raya Tbk sejak 2022.

Bahkan, Jhony merupakan Komisaris termuda lantaran saat ini dirinya berusia 21 tahun. Jhony menyelesaikan sekolah menengah atas di SMA Al Azhar Jakarta Pusat, Jakarta Selatan pada tahun 2018 lalu.

Haji Isam pernah menjadi perbincangan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik pengolahan sawit menjadi biodiesel milik perseroan yang berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu , Kalsel pada Oktober 2021 lalu.

Saat itu, Jokowi mengapresiasi langkah perusahaan yang mengindustrialisasi CPO ke biodiesel. Dia mengingatkan jika Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk CPO,  mencapai 52 juta ton CPO per tahun. 

Jokowi juga mengatakan 40 persen dari potensi yang ada dimiliki para petani-petani kecil. ”Perusahaan PT Jhonlin mampu membuka lapangan pekerjaan yang banyak. Keberadaan pabrik bisa menjaga stabilisasi harga CPO. Jangan sampai kita memiliki CPO tapi yang menentukan harga yang ada di pasar," ujar Jokowi. (tim redaksi)


#hajiisam
#samsudinandiarsyad
#crazyrich
#pengusahasawit
#kalimantanselatan
#kalsel
#pengusahabesar

Tidak ada komentar