Breaking News

Jangan Salah Kaprah Ya, Kelelahan dan Kurang Istirahat Bukan Penyebab Tipes

Demam. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Penyebab penyakit demam tifoid atau yang akrab disebut tipes sering dikaitkan karena seseorang kerja terlampau berat atau capek. Ada juga yang mengatakan, kena tipes karena kurang istirahat.

Anggapan itu keliru. Bukan itu penyebab tipes.

Menurut dokter Vina, penyebab seseorang terkena tipes atau tifoid, adalah karena mengonsumsi makanan yang kurang bersih. Sehingga menyebabkan saluran pencernaan atau usus kita terinfeksi atau terkena bakteri salmonella typhi, penyebab demam difoid.

Bakteri ini juga bisa menempel ditangan atau peralatan makanan seperti sendok, piring dan lain lain. "Tangan dan peralatan makanan yang kurang bersih, bisa menjadi penyebab penularan tipes," jelasnya dalam live Instagram kesehatan bertajuk "Santap Aman" di akun @kenapaharusvaksin resmi milik Sanofi, belum lama ini.

Meski begitu, dia mengakui jika daya tahan tubuh yang turun akibat beban kerja yang berlebih serta istirahat yang kurang, turut andil dalam penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi ini. 

"Kelelahan akibat bekerja dan kurang istirahat, membuat daya tahan tubuh kita menurun. Sehingga saat kita mengonsumsi makanan yang kurang bersih atau tangan kita tidak hygiene, menyebabkan kita terjangkit penyakit tifoid atau tipes," tuturnya.

Selain itu, bakteri penyebab tipes juga bisa menyebar dan menjangkiti seseorang kala berjabat tangan dengan orang lain. Penularan penyakit juga dapat terjadi saat berbagi makanan, atau apabila orang tersebut menyentuh makanan yang akan dimakan bersama tanpa membersihkan tangannya terlebih dahulu.

Mengonsumsi makanan atau air yang kurang matang juga meningkatkan risiko tertular bakteri salmonella typhi. Karena makanan atau air yang dimasak kurang matang, tidak cukup untuk membunuh bakteri yang ada di makanan dan air tersebut. 

"Penyimpanan makanan yang tidak higienis, turut menjadi faktor penularan demam tifoid. Tidak semua makanan disarankan disimpan di suhu kamar, misalnya daging,” tuturnya lagi.

"Jika dibiarkan terlalu lama di suhu kamar, bakteri bisa berkembang biak dengan cepat. Selain itu, mencampur bahan makanan daging dan sayur di dalam lemari pendingin juga bisa meningkatkan penularan bakteri," jelas dia. 

Proses pengiriman makanan yang tidak sesuai prosedur juga bisa berpotensi menyebabkan terkontaminasi bakteri tersebut. (tim redaksi)

#demamtifoid
#tipes
#makanantakhigienis
#tidakcucitangan
#bakterisalmonellatyphi
#makananterkontaminasi
#alatmakantakhigienis
#penularanlewatjabattangan
#kesehatan

Tidak ada komentar