Breaking News

Jakarta dan Jabar Sumbang Kasus Harian Covid Terbanyak di RI

Ilustrasi (net)

WELFARE.id-Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah penambahan kasus harian COVID-19 di Indonesia mencapai 5.085 kasus pada Selasa (19/7/2022). Sementara itu jumlah pasien sembuh bertambah 2.596, meninggal 6. 

Berdasarkan catatan pemerintah, DKI Jakarta menyumbangkan jumlah kasus COVID-19 terbanyak, yaitu 2.485 kasus 48,86 persen dari kasus nasional. Kemudian disusul Jawa Barat dengan penambahan harian 971 kasus, Banten dengan 649 kasus, Jawa Timur dengan 344 kasus, dan Bali dengan 167 kasus. 

Selanjutnya, Jawa Tengah melaporkan 92 kasus, DI Yogyakarta 77 kasus, Kalimantan Selatan 52 kasus, Kalimantan Timur 49 kasus, Sumatera Utara 33 kasus, Kalimantan Tengah 26 kasus, Bangka Belitung 23 kasus, dan Kalimantan Barat 19 kasus. 

Kemudian, Sumatera Selatan 18 kasus, Nusa Tenggara Timur 14 kasus, Papua 12 kasus, dan Kepulauan Riau 10. Sementara 11 provinsi lainnya melaporkan kasus harian COVID-19 di bawah 10, dan enam provinsi nihil penambahan kasus COVID-19. 

Satgas juga melaporkan, DKI Jakarta dan Kalimantan Selatan mencatatkan kasus kematian Covid-19 harian tertinggi yakni masing-masing dua kasus. Disusul masing-masing satu kasus kematian akibat COVID-19 di Jawa Timur dan Bali. 

Secara kumulatif, hingga saat ini ada 6.143.431 kasus COVID-19 dengan 5.955.577 sembuh dan 156.865 kematian. 

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memperkirakan puncak kasus Omicron baru mungkin terjadi melewati akhir Juli 2022. Namun, ia belum bisa memperkirakan apakan prediksi kasus harian COVID-19 di masa puncak akan bertambah dengan munculnya Omicron BA.2.75. 

Sebab, Pemerintah masih melihat dan mengamati pola penyebaran subvarian Omicron tersebut, apa akan serupa dengan BA.4 dan BA.5 yang diyakini memiliki penularan yang lebih cepat. "BA.2.75 untuk sementara kita masih keep dulu, karen BA.2.75 yang paling banyak di India ya, kita memang sudah ketemu tiga, 1 orang di Bali dan 2 orang di Jakarta. Tapi sampai sekarang kita belum kelihatan polanya berapa cepat dia naiknya dibandingkan dengan BA.4 dan BA.5," terangnya. (tim redaksi) 

#covid19
#jumlahpasiencovid
#omicron
#kemenkes
#menkes
#satgascovid19

Tidak ada komentar