Breaking News

Izin Belum Lengkap, Gudang Bangkai Pesawat di Kawasan Kemang Bogor Disegel Satpol PP

Lokasi penyimpanan bangkai pesawat di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Km 45 Kampung Jampang, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, yang disegel. Foto: Istimewa 

WELFARE.id-Lantaran tidak mempunyai izin, gudang penyimpanan bangkai pesawat yang berada di Jalan Raya Parung, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disegel oleh Satpol PP Kabupaten Bogor. 

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban dan Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Wawan Darmawan mengatakan, izin gudang tersebut baru sebatas izin lokasi tingkat RT/RW dan desa sampai nomor induk berusaha. 

Karena belum punya izin, maka dilakukan penghentian kegiatan sementara. ”Kami melaksanakan penegakan penghentian sementara kegiatan tempat penampungan pesawat ini. Silakan dari pengelola agar klarifikasi,” terang Wawan.

Dia juga mengatakan sudah memberikan penegakan hukum dan melihat data perizinannya yang ternyata belum ada. ”Jadi karena belum ada izinnya, kami pasang police line dan segel," cetus Wawan juga, Jumat (29/7/2022).

Selanjutnya, kata Wawan lagi, Satpol PP Kabupaten Bogor akan memanggil pihak pengelola tempat penampungan pesawat rusak tersebut. Untuk mengklarifikasi perizinan, agar jelas keberadaan gudang yang menyimpan bangkai pesawat tersebut.

"Kalau kita lihat pertama bahwa kegiatan atas nama PT Tedi baru memiliki izin lokasi, kedua izin usaha ketiga nomor induk berusaha (NIB) kemudian sudah ada persetujuan warga dari RT RW dan kepala desa, cuma belum ke kecamatan setempat," ujarnya.

Ditambahkan Wawan lagi, jika dilihat dari tata perundangan terkait perizinan dari gudang tersebut masih banyak yang harus diproses sampai Izin mendirikan bangunan (IMB).

”Tentang perizinan semuanya tertuang dalam Perda 4 Tahun 2015, Perda 12 Tahun 2019 tentang bangunan gedung bahwa setiap orang atau badan pada saat akan membangun atau merubah harus memiliki izin lengkap," ucapnya lagi. 

Sementara itu, Lukman, penjaga gudang penyimpanan bangkai pesawat mengatakan sejauh ini sang pemilik sudah melakukan proses melengkapi perizinan. Dia juga mengatakan gudang itu hanya beraktivitas jika ada pesanan atau keluar masuk bangkai pesawat saja.

”Perizinan sudah diurus oleh pemilik hanya memang belum lengkap dan akan ditanyakan kepihak yang mengurusnya. Memang biasanya pengiriman barang harus sampai pukul 03.00 WIB tapi beberapa hari lalu kesiangan yang berdampak kemacetan di jalan raya kemang," tandas Lukman juga. (tim redaksi)


#perizinan
#gudangbangkaipesawat
#kabupatenbogor
#kemang
#satpolpp
#kabidketertibandanumum 
#wawandarmawan

Tidak ada komentar