Breaking News

Genjot Produksi, RI Siap Isi Kekosongan Pasokan Batu Bara dari Rusia

Batu bara. Foto: Istimewa/ Bloomberg

WELFARE.id-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mantap mengatakan Indonesia siap meningkatkan produksi untuk membantu memenuhi permintaan dari negara-negara yang kehilangan pasokan dari Rusia. 

Hal ini disampaikan Arifin dalam agenda Sydney Energy Forum yang diselenggarakan oleh pemerintah Australia dan Badan Energi Internasional pada 12-13 Juli 2022. 

Melansir Reuters, Kamis (14/7/2022), ia mengatakan, negara-negara, yang menolak disebutkan namanya, telah meminta batu bara dari Indonesia setelah sanksi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai 'operasi militer khusus'. "Kami akan membantu setiap negara yang kekurangan batu bara sebanyak yang kami bisa," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, target produksi batu bara Indonesia tahun ini adalah 663 juta ton. Meski demikian, ia tidak mengatakan berapa banyak target itu bisa dinaikkan. 

Namun ia memastikan, setiap penambang wajib mencadangkan 25% untuk pasar domestik. "Kita punya sumber daya. Kalau kita melihat keseimbangan, kita harus meningkatkan produksi kita," sebutnya lagi.

Di sisi lain Arifin menambahkan, meski kondisi Eropa sedang kekurangan, batu bara Indonesia memungkinkan untuk tidak memenuhi spesifikasi mereka. Dengan demikian, para pembeli mungkin dapat menyesuaikan sistem pembakaran mereka.

"Jika situasinya sangat mendesak, terutama memasuki musim dingin di akhir tahun, kami tidak ingin membiarkan orang menderita tanpa batu bara. Kami harus melakukan sesuatu di kedua sisi," ucapnya bijak.

Sebagai tambahan informasi, konferensi di Sydney ini difokuskan pada keamanan energi dan cara untuk mempercepat transisi ke netral karbon. 

Arifin mengatakan, Indonesia melihat penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) sebagai cara penting untuk membantu memenuhi tujuan emisi nol (net zero emission) dan rencana untuk mengeluarkan kredit karbon untuk proyek CCS. (tim redaksi)

#batubara
#menteriesdm
#arifintasrif
#siaptambahpasokan
#isikekosonganbatubararusia
#invasirusiakeukraina
#tambahproduksibatubara

Tidak ada komentar