Breaking News

Emas Kembali Tergelincir, Terburuk dalam Lima Kuartal

Ilustrasi. Foto : net

WELFARE.id-Posisi harga emas dunia tergelincir pada perdagangan Kamis, (30/6/2022), menuju akhir kuartal terburuk dalam lima triwulan. Hal ini disebabkan oleh nada hawkish dari bank sentral global meredupkan daya tarik bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil itu. 

Pada perdagangan hari ini, Jumat (1/7/2022) harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD1.806,55 per ons pada pukul 01.36 WIB, di jalur untuk jatuh lebih dari 6 persen pada kuartal kedua 2022, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6 persen menjadi USD1.807,3. 

"Emas berakhir lebih rendah pada kuartal kedua karena kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat. Juga, ada peluang bagus bahwa kekhawatiran resesi akan menurunkan permintaan di seluruh komoditas," ujar Jim Wyckoff, analis Kitco Metals. 

Indeks Dolar (Indeks DXY) melayang di dekat level tertinggi dua dekade, dan menuju kenaikan 6 persen pada kuartal kedua, membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri. 

Emas sempat melambung setelah data Amerika menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi naik 6,3 persen pada Mei setelah melesat dengan margin yang sama pada April. Namun, harga emas dengan cepat bergerak kembali ke kisaran ketat selama beberapa sesi terakhir. 

"Data tersebut awalnya memberi trader gagasan bahwa karena inflasi tidak lebih buruk dari bulan lalu, mungkin The Fed tidak akan begitu agresif, membantu emas. Namun, pasar masih sangat bearish dan penjual spekulatif masuk untuk mendorong harga turun," tandasnya. 

Emas biasanya diuntungkan dari inflasi yang tinggi, tetapi kenaikan suku bunga berarti kenaikan opportunity cost untuk memegang logam kuning, aset yang tidak memberikan imbal hasil. 

Sementara itu harga logam mulia lainnya, perak di pasar spot melorot 1,8 persen menjadi USD20,33 per ons, platinum anjlok 2,1 persen menjadi USD897,90 dan paladium tergelincir 1,3 persen menjadi USD1.936,07. 

Dari dalam negeri, harga emas hari ini, untuk cetakan UBS mengalami penurunan harga, sedangkan Antam tidak berubah jika dibandingkan harga sebelumnya. 

Berdasarkan informasi yang ada pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual seharga Rp517.000, turun Rp1.000 dari posisi Kamis (30/6/2022). 

Sedangkan untuk emas 24 karat cetakan Antam ukuran 0,5 gram hari ini dibanderol seharga Rp564.000 sama dengan harga kemarin. 

Lalu untuk emas UBS ukuran 1 gram, Pegadaian menjual seharga Rp966.000, turun Rp1.000 jika dibandingkan dengan sebelumnya. Sedangkan untuk ukuran yang sama emas Antam dijual Rp1.023.000 tidak berubah jika dibandingkan harga sebelumnya. 

Berikut Harga Emas Antam, Jumat (1/7/2022). 

- 0,5 gram = Rp564.000 

- 1 gram = Rp1.023.000 

- 2 gram = Rp1.982.000 

- 3 gram = Rp2.948.000 

- 5 gram = Rp4.877.000 

- 10 gram = Rp9.697.000 

- 25 gram = Rp24.113.000 

- 50 gram = Rp48.144.000 

- 100 gram = Rp96.205.000 

- 250 gram = Rp240.236.000 

- 500 gram = Rp480.256.000 

- 1000 gram = Rp960.469.000
  

Harga Emas UBS 

- 0,5 gram = Rp517.000 

- 1 gram = Rp969.000 

- 2 gram = Rp1.922.000 

- 5 gram = Rp4.749.000 

- 10 gram = Rp9.447.000 

- 25 gram = Rp23.571.000 

- 50 gram = Rp47.045.000 

- 100 gram = Rp94.052.000 

- 250 gram = Rp235.059.000 

- 500 gram = Rp469.563.000. (tim redaksi) 

#emas
#emasdunia
#emashariini
#hargaemas
#emasspot
#antam
#ubs
#pegadaian

Tidak ada komentar