Breaking News

Akhirnya Mengundurkan Diri, Berikut 5 Skandal yang Membelit Eks PM Inggris Boris Johnson

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengundurkan diri dari jabatannya, Kamis (7/7/2022). Foto: Istimewa/ BBC

WELFARE.id-Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyatakan pengunduran dirinya, Kamis (7/7/2022). Keputusan tersebut dilakukan sebagai bentuk ketaatannya mengikuti seruan dari rekan-rekan menteri dan anggota parlemen di Partai Konservatif.


"Proses pemilihan pemimpin baru harus dimulai sekarang. Hari ini saya menunjuk sebuah kabinet untuk menjalankan tugas sampai pemimpin baru terpilih," kata Johnson di pintu Downing Street Nomor 10, melansir Reuters, Jumat (8/7/2022).


Sebelumnya, Johnson bersikeras untuk tetap memegang kekuasaan usai empat orang menteri senior mengundurkan diri. Sementara jaksa agung menyatakan harapannya agar Johnson mundur dan mengakui bahwa ia juga menginginkan jabatan PM Inggris.


Lebih dari 50 orang menteri telah mengundurkan diri dalam kurang dari 48 jam dan mengatakan bahwa Johnson tidak layak untuk memimpin usai dilanda sejumlah skandal. Sementara puluhan politisi di Partai Konservatif melakukan pemberontakan secara terbuka. 

Melansir BBC, setelah ditinggalkan oleh menteri yang baru diangkat dan 50 lainnya  membuat pemerintahan hampir lumpuh. Editor Politik Sun Harry Cole mengatakan, Johnson awalnya ingin melanjutkan jabatan sebagai Perdana Menteri sampai pemimpin baru dipilih nanti di musim panas, tugas yang bisa memakan waktu hingga dua bulan.

Namun, hal itu urung terlaksana,  usai dirinya memilih mengundurkan diri. Berikut adalah beberapa skandal yang telah merugikan Johnson secara politik seperti dikutip dari NDTV, Jumat (8/7/2022):

1. Pincher Affair 

Pengunduran diri massal dari pemerintah minggu ini menyusul tuduhan mantan pegawai negeri senior bahwa kantor Johnson memberikan informasi palsu tentang tuduhan pelecehan seksual di masa lalu terhadap anggota parlemen Christopher Pincher. 

2. Pesta ilegal saat lockdown COVID-19

Istilah "Partygate" diciptakan untuk merujuk pada skandal pesta yang diadakan di pemerintahan, termasuk di kantor milik Johnson sendiri Downing Street, yang kedapatan telah melanggar aturan penguncian atau lockdown COVID-19 yang ketat. Johnson sendiri didenda oleh polisi karena menghadiri pesta ulang tahun, dan dipaksa untuk meminta maaf kepada Ratu Elizabeth setelah diketahui stafnya berpesta di Downing Street pada malam pemakaman Pangeran Philip pada April 2021. Ia duduk sendirian di pemakaman usai ketahuan melakukan pesta di saat lockdown.  

3. Skandal seks lainnya 

Johnson telah dilanda skandal lain dari anggota parlemen yang dituduh melakukan penyimpangan seksual, termasuk dua yang menyebabkan anggota parlemen mengundurkan diri. Dalam kedua kasus tersebut, Partai Konservatif kalah dalam pemilihan khusus yang diadakan bulan lalu untuk menggantikan mereka. 

Anggota parlemen konservatif Imran Ahmad Khan mengundurkan diri setelah dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki berusia 15 tahun. Neil Parish, anggota parlemen Partai Konservatif lainnya, mengundurkan diri setelah mengakui bahwa dia menonton pornografi di teleponnya di House of Commons dua kali. 

Anggota parlemen Partai Konservatif lainnya telah ditangkap karena dicurigai melakukan pemerkosaan, penyerangan seksual, dan pelanggaran lainnya. 

4. Owen Paterson Affair

Tahun lalu, komite standar parlemen merekomendasikan penangguhan anggota parlemen Partai Konservatif dan mantan menteri Owen Paterson selama 30 hari setelah menemukan dia telah melakukan "kasus advokasi berbayar yang mengerikan" dengan melobi atas nama perusahaan yang membayarnya. Partai Konservatif awalnya memberikan suara di parlemen untuk menghentikan penangguhan Paterson dan merombak proses penyelidikan anggota parlemen. 

Setelah menjadi berita utama, Paterson mengundurkan diri dan pemerintah mengabaikan perubahan yang diusulkan. Partai Konservatif kalah dalam pemilihan untuk mengisi kursi Paterson.  

5. Penggunaan dana untuk renovasi 

Setelah apartemen Johnson di Downing Street direnovasi - dipimpin oleh seorang desainer selebriti dan termasuk wallpaper emas. Akibatnya, komisi pemilihan Inggris mendenda Partai Konservatif 17.800 pounds karena gagal melaporkan anggaran secara akurat untuk membayarnya. (tim redaksi)

#borisjohnson
#pminggrismengundurkandiri
#partaikonservatif
#menterimengundurkandiri
#skandalborisjohnson
#skandalseks

Tidak ada komentar