Breaking News

9 Warga Sipil Tewas di Nduga, PGI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Khusus

Daerah-Papua
Penembakan. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas tewasnya sembilan warga sipil dalam serangan bersenjata yang dilancarkan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua. Diketahui, satu dari sembilan korban adalah Pendeta Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) bernama Eliaser Baner (54).

"Kami menyampaikan belasungkawa yang dalam atas meninggalnya masyarakat sipil termasuk Pendeta GKII, Pendeta Eliasar Baner. Kiranya keluarga diberikan kekuatan menghadapi peristiwa dukacita yang memilukan ini," ujar Sekretaris Eksekutif PGI Pendeta Henrek Lokra dalam keterangannya, dikutip Selasa (19/7/2022).

PGI sekaligus meminta pemerintah membentuk tim investigasi independen dalam kasus pembunuhan tersebut. "Meminta pemerintah untuk membentuk tim investigasi independen untuk melakukan investigasi komprehensif terhadap kejadian pembunuhan masyarakat sipil di Kampung Nogolait, Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua," harapnya.

Tak hanya itu, ia sekaligus mendorong gereja-gereja di Tanah Papua untuk terus melakukan upaya kemanusiaan sebagaimana perlu untuk masyarakat Kampung Nogolait, Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga dan disekitarnya. Ia berharap, tidak ada lagi kasus kekerasan yang menewaskan warga sipil di Tanah Cendrawasih itu.

Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani menyebutkan, ada sembilan warga sipil yang tewas dalam serangan bersenjata yang dilancarkan kelompok TPNPB-OPM di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua "Memang benar ada insiden penyerangan terhadap warga sipil hingga mengakibatkan 10 orang mengalami luka tembak, sembilan orang di antaranya meninggal," kata Faizal Rahmadani di Jayapura, Sabtu (16/7/2022) lalu.

Ia mengakui belum mendapat laporan lengkap terkait dengan kronologi kejadian karena anggotanya lebih mengutamakan mengevakuasi korban. "Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan guna memastikan apakah ada korban lagi dalam insiden tersebut atau tidak," katanya.

Nama-nama korban yang meninggal, yaitu Pdt. Elias Serbaye (54), Yulius Watu, (23), Habertus Goti (41), Daenk Maramli (41), Taufan Amir (42), Johan (26), Alex (45), Yuda Hurusinga, Has Jon (41), dan Sirajudi (27). (tim redaksi)

#penembakandipapua
#kkbpapua
#pgi
#persatuangerejagerejaindonesia
#opm
#wargasipiltewas
#timinvestigasikhusus

Tidak ada komentar