Breaking News

Waspada 5 Bahaya Penggunaan Headphone, Nomor 4 Bikin Tuli Mendadak!

Seorang wanita menggunakan headphone. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Penggunaan headphone dan earphone sehari-hari ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Kasus seorang remaja yang pecah gendang telinganya akibat terlalu sering menggunakan earphone sempat viral.

Baru-baru ini, seorang gadis 18 tahun viral di TikTok karena disebut mengalami 'stroke' setelah sebelumnya mengeluhkan sakit telinga berkepanjangan. Diklaim bahwa salah satu penyebabnya adalah penggunaan earphone yang dilakukan setiap hari.

Melansir CNNindonesia.com, dokter spesialis saraf di Brawijaya Hospital Saharjo, Zicky Yombana mengatakan pada dasarnya penggunaan earphone tidak berhubungan dengan stroke. "Kalau pemakaian headset (atau earphone) enggak bisa (menimbulkan stroke). Yang bisa terjadi adalah pemakaian headset bisa menimbulkan kerusakan bulu getar, gendang telinga, atau bagian struktur telinga lain," kata Zicky, dikutip Kamis (30/6/2022).

Zicky menjelaskan, 'stroke' yang dialami gadis berusia 18 tahun ini sebagai sudden deafness atau tuli mendadak. Tuli mendadak, disebut Zicky, bisa dipicu oleh penggunaan earphone atau headset. 

Earphone bisa merusak struktur telinga yang kemudian memicu tuli mendadak. Sementara itu, jika pasien juga mengalami keluhan pendengaran dan gangguan keseimbangan seperti vertigo, hal ini berarti ada kerusakan yang terjadi di area pusat pendengaran pada otak atau nervus vestibulocochlearis (saraf pendengaran dan keseimbangan).

Ia menambahkan, gangguan pendengaran sendiri terbagi ke dalam dua jenis. Yakni gangguan konduksi dan gangguan sensorineural.

Gangguan konduksi berarti gangguan pada struktur organ dalam telinga termasuk tulang pendengaran, rumah siput, dan gendang telinga. Karena ada gangguan pada struktur telinga, maka hantaran suara tidak bisa diterima dengan baik oleh otak.

Sementara pada gangguan sensorineural, konduktor atau jalur hantaran suara dalam kondisi baik. Namun, kerusakan sensor mengakibatkan sinyal suara tidak bisa diterimakan jadi bunyi di telinga

Mengutip dari healthshots.com, Dr. Manjusha Agarwal, konsultan penyakit dalam di Global Hospital Mumbai menyoroti lebih banyak masalah kesehatan yang berkaitan dengan pemakaian earphone. Berikut ini adalah penyebab terlalu banyak menggunakan earphone:

1. Dapat membuat kita pusing

Jika kamu masih sering mendengarkan musik atau sekedar berbicara melalui earphone, maka kamu harus mengurangi pemakaian tersebut. Suara keras yang berasal dari earphone dapat menyebabkan peningkatan tekanan di saluran telinga, hal ini lah yang semakin lama akan membuat kita pusing.

2. Gangguan pendengaran

Selain dapat membuat pusing, terlalu lama menggunakan earphone akan membuat pendengaran kita terganggu.  Sel-sel rambut cenderung kehilangan sensitivitasnya karena getaran dan terlalu banyak membungkuk. Hal ini menyebabkan gangguan pendengaran sementara atau bahkan hingga permanen.

3. Infeksi telinga

Earphone yang terpasang ke saluran telinga dan menghalangi saluran udara dapat mengundang infeksi telinga.  Menggunakan earphone menyebabkan pertumbuhan bakteri yang akan tetap berada di earphone. 

Selain itu, dapat menginfeksi telinga jika penggunaannya meningkat. Terlebih lagi jika earphone yang kamu gunakan, juga digunakan oleh orang lain makan hal tersebut akan menyebar ke orang yang menggunakan earphone anda.

4. NIHL (noise-induced hearing loss)

Bahaya berupa NIHL (noise-induced hearing loss) atau tuli akibat kebisingan dapat terjadi tidak hanya karena volume suara di headsetmu terlalu keras. Tetapi juga seberapa lama atau sering kamu menggunakannya.

Mengutip dari hallosehat.com, penelitian yang dipublikasikan oleh Noise & Health menemukan bahwa 10% dari 280 remaja yang diteliti memiliki kebiasaan mendengarkan musik melalui headset dalam waktu yang lama, bahkan saat tidur. Kebiasaan yang dilakukan ini membuat seseorang lebih berisiko terkena NIHL di kemudian hari.

5. Tinnitus

Sel-sel rambut koklea yang rusak dapat menyebabkan suara berdenging, berdengung, atau menderu di telinga maupun kepala. Kondisi ini disebut dengan tinnitus.

Hasil penelitian yang dipublikasikan Noise & Health menunjukkan bahwa remaja yang mendengarkan musik lebih dari 3 jam dengan menggunakan headset lebih sering mengalami tinnitus. (tim redaksi)

#headphone
#earphone
#gendangtelinga
#kesehatantelinga
#infeksitelinga
#gangguanpendengaran
#gangguansensor

Tidak ada komentar