Breaking News

Warga Kebon Pala Gotong Royong Bersihkan Lumpur usai Banjir Kiriman Mulai Surut

Seorang warga Kebon Pala membersihkan perabotan rumahnya saat banjir akibat kiriman air dari Bogor mulai surut. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Banjir kembali melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta setelah mendapatkan kiriman air dari Bogor. Kenaikan air di Bendungan Katulampa, Bogor, sejak Selasa (31/5/2022) sore membuat sejumlah wilayah langganan banjir di Jakarta terendam.

Daerah yang banjir adalah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Banjir mulai menerpa warga Kebon Pala Rabu (1/6/2022) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Banjir setinggi satu meter, berangsur surut pada pukul 11.10 WIB menjadi 30 cm. 

Syamsudin, 43, salah seorang warga Kebon Pala mengatakan banjir yang terjadi sejak dinihari di lingkungan RW 04 dan RW 05 itu kini berangsur surut pada siang hari. 

Karena rumahnya sudah terbiasa rutin mengalami banjir kiriman dari Bogor, dirinya mengatakan kini tengah membersihkan sisa lumpur dan sampah yang memasuki rumahnya. 

"Sekarang mulai bersih-bersih, kita sedang menyingkirkan sampah yang terbawa air dulu. Setelah itu baru lumpur kita bersihin," ujarnya, Rabu (1/6/2022). 

Sedangkan, Bachtiar, 35, warga Kebon Pala lainnya mengatakan mengaku membutuhkan waktu dan tenaga untuk membersihkan lumpur dan sampah akibat banjir kiriman yang ada di rumahnya. 

Jadi, ujarnya juga, kalau air sudah mulai surut maka dia dan warga lain yang rumahnya terendam langsung membersihkan lumpur. Kalau tidak, maka lumpur bisa mengeras di lantai dan makin sulit dibersihkan. 

"Kita bukan hanya membersihkan lumpur dan sampah, tapi juga membersihkan kuman-kuman dengan mengepel menggunakan pembersih lantai. Bisa dua kali ngepel biar higienis,” terangnya. 

Bachtiar mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir di tempat tinggalnya tersebut. ”Di sini kami tinggal. Memang lokasinya langganan banjir. Mau bagaimana lagi,” ucapnya juga. 

Bachtiar juga mengaku enggan untuk mengungsi saat banjir datang. Ia menjelaskan, ketika sudah mengetahui akan datangnya banjir, dirinya hanya memindahkan barang elektronik dan barang berharga lainnya ke lantai atas. 

"Cuma balita sama lansia (lanjut usia) kita pindahkan, tapi kalau seumuran kita yang 40 tahun ke bawah masih bertahan dan berjaga di rumah. Kalau banjir sudah 200 cm baru kita ngungsi," cetusnya. 

Sementara itu, Eka yang menjabat Sekretaris RW 05 mengungatakan kalau warganya sudah mendapatkan informasi akan adanya banjir yang datang sejak semalam. Dia mengaku semalam banjir bahkan setinggi satu setengah meter. 

"Kita sudah dapat informasinya dari semalam sih, ketinggiannya sekitar satu setengah meter," ujarnya. 
Eka juga mengungkapkan, dari dua RW yang tergenang banjir, terdapat tiga RT yang terdampak. 

Namun karena sudah mendapatkan informasi sejak Selasa (31/5/2022) malam, maka warga sudah bersiaga untuk mengevakuasi barang-barang ke lantai atas rumahnya. (tim redaksi)

#banjir
#banjirkiriman
#daerahaliransungai
#sungaiciliwung
#bendungankatulampa
#siagasatu
#kebonpala
#bersih-bersih

Tidak ada komentar