Breaking News

Usai Di-Lockdown Dua Minggu Gara-Gara PMK, Pasar Hewan Jonggol Dibuka Kembali

Aktivitas Pasar Hewan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Istimewa 

WELFARE.id-Usai ditutup selama dua pekan atau 14 hari karena temuan penyakit mulut dan kuku (PMK), Pasar Hewan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali dibuka, Sabtu (11/6/2022). 

Pembukaan pasar hewan tersebut dilakukan usai pembahasan dengan sejumlah pihak terutama terkait penanganan hewan-hewan ternak yang dijual dan menghindari penularan PMK.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor Otje Subagdja mengatakan pembahasan itu dilakukan bersama peternak, pedagang, pemilik pasar hewan, camat setempat, dan dokter kesehatan hewan (keswan). 

Kesepakatan tersebut juga dilakukan penandatanganan terkait syarat yang harus dipenuhi. ”Hasil kesepakatan itu nanti boleh dilakukan atau mencabut lockdown dengan syarat-syarat yang harus diambil dalam rangka melindungi seluruh pedagang, peternak, tetap bisa mereka berdagang,” terangnya, Sabtu (11/6/2022).

Ia juga menyebutkan, syarat-syarat tersebut ialah, tidak mencampur sapi yang sakit dengan sapi yang sehat. Kedua, para pedagang harus menjaga kebersihan diri masing-masing.

”Harus jaga juga sterilisasi. Jangan sampai nanti sapi yang sakit menularkan ke sapi yang sehat,” ujarnya lagi.

Sementara itu, kata Otje juga, alur masuk dan keluar hewan ternak tidak boleh disatukan. Menurutnya, arah hewan ternak yang datang harus dari arah yang berbeda.

Kendati demikian, Otje menegaskan, meski syarat sudah dilakukan tapi dalam proses pelaksanananya muncul kembali penyakit yang sama, harus dilakukan lockdown lagi selama 14 hari. Tujuannya agar virus menghilang. 
 
Di samping itu, saat ini sudah tidak ada lagi sapi terpapar PMK di wilayah Kabupaten Bogor. ”Kalaupun ada tetap kita atasi, kita siap untuk membantu proses pelaksanaan agar sapi tersebut tidak terkena penyakit PMK itu. Karena bagaimanapun juga kan ini mah dari udara, kita nggak bisa nentuin,” cetusnya.

Selain sapi yang terpapar PMK di Pasar Hewan Jonggol, Otje menyebutkan di Kecamatan Cibjnong dan Paijahan ditemukan sapi dengan gejala PMK. Namun pihaknya cepat untuk mengatasi gejala PMK pada sapi di dua kecamatan tersebut.
 
Sejauh ini Otje mengatakan adanya PMK di Kabupaten Bogor belum terlihat mengganggu stok hewan ternak untuk Idul Adha 2022 ini. ”Cuma kami harus hati-hati. Terkait stok aman. Tapi penjualan mungkin ada penurunan,” tandasnya. (tim redaksi)


#pmk
#penyakitmulutdankuku
#penularanpenyakit
#pasarhewanjonggol
#kabupatenbogor
#kepaladiskanakbogor 
#otjesubagdja

Tidak ada komentar