Breaking News

Tuding AS Gunakan Taliban dan Al-Qaeda, Rusia: Untuk Kepentingan Geopolitik

Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev. Foto: Wikimedia Commons

WELFARE.id-Tuduhan serius dilontarkan Rusia terhadap Amerika Serikat (AS). Negara Beruang Merah itu menuding kalau Washington menggunakan Taliban dan Al-Qaeda untuk mengejar tujuan geopolitiknya.

Rusia yang melarang Taliban serta Al-Qaeda beroperasi di negaranya, mengatakan bahwa mereka akan terus memerangi terorisme internasional.

”Al-Qaeda dan Taliban diciptakan oleh Amerika dan terus digunakan secara aktif oleh dinas rahasia AS dalam mengejar tujuan geopolitik,” ujar Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolay Patrushev saat berbicara di pertemuan perwakilan tinggi BRICS yang bertanggung jawab atas keamanan nasional, Rabu (15/6/2022) seperti dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.

Dalam pertemuan itu juga, Patrushev mengatakan kalau Rusia akan terus mengerahkan upaya yang dibutuhkan untuk menumpas terorisme global. "Namun, mereka (upaya, red) tidak akan cukup efektif tanpa seluruh komunitas internasional memainkan perannya dan menghadirkan front antiteroris bersama," cetusnya.

Patrushev juga menjelaskan, meskipun saat ini organisasi teroris internasional di Irak dan Suriah telah kehilangan banyak kekuatan aslinya, mereka sudah mengubah taktik serta memperluas aktivitasnya di wilayah yang baru. 

”Banyak kaum muda semakin terlibat dalam aktivitas terorisme. Ada tren mencolok ke arah penggabungan teroris bawah tanah dengan perdagangan narkoba, senjata, manusia dan organ-organnya,” paparnya juga. 

Patrushev juga menekankan, Rusia siap bekerja sama di jalur kontra-teroris. Selain Rusia, negara yang tergabung dalam BRICS adalah Brasil, India, Tiongkok (China, Red) dan Afrika Selatan. 

Untuk diketahui, BRICS dibentuk pada 2006 atas inisiatif Rusia. Tujuannya adalah mengembangkan kerja sama komprehensif antara negara-negara yang tergabung dalam organisasi tersebut. Saat ini, kursi keketuaan BRICS dipegang oleh Tiongkok untuk jabatan selama dua tahun. (tim redaksi)

#rusia
#amerikaserikat
#brics
#taliban
#alqaeda
#sekretarisdewankeamananrusia
#nikolaypatrushev

Tidak ada komentar