Breaking News

Terus Mangkir, Polda Minta Aktor Iko Uwais Kooperatif

Iko Iwais. Foto : instagram

WELFARE.id-Polda Metro Jaya meminta aktor laga Iko Uwais bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menekankan, jika mangkir lagi, pemain film The Raid itu akan dijemput paksa. 

Zulpan menerangkan, penyidik sedianya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Iko Uwais pada Sabtu, 25 Juni 2022. Namun, penasihat hukumnya memberikan surat kepada penyidik untuk penundaan pada sampai Kamis (30/6/2022). 

"Penyidik akan menunggu hari Kamis. Kita harapkan dari pihak Iko Uwais bisa koperatif memenuhi panggilan penyidik," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin (27/6/2022). 

Zulpan mengatakan, penyidik akan melakukan penjemputan paksa seandainya pada panggilan kedua tak hadir. "Ketentuan kalau tidak datang dua kali bisa dilakukan penjemputan," ujar dia. 

Lebih lanjut, Zulpan menyampaikan, proses penyidikan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polres Bekasi Kota turut menentukan laporan yang dilayangkan Iko Uwais ke Polda Metro Jaya. 

Mengingat, peristiwanya serupa tetapi laporan berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik. "Nanti kita lihat penanganan di Polres Metro Bekasi Kota. Apakah yang di Bekasi itu terbukti adanya pidana oleh Iko Uwais," ujar dia. 

Sebelumnya, kasus dugaan pengeroyokan yang menyeret aktor laga Iko Uwais memasuki babak baru. Polisi menyatakan, ada unsur pidana di dalam peristiwa dugaan pengeroyokan. 

Hal ini berdasar hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Polres Metro Bekasi Kota. "Hasil gelar perkaranya memutuskan bahwa kasus ini memenuhi unsur pidana untuk dinaikan ke tahap penyidikan," ujarnya. 

Zulpan menerangkan, pihaknya telah mendalami unsur-unsur yang dipersangkakan kepada terlapor. Penyidik dalam hal ini memeriksa sejumlah orang yang mengetahui peristiwa dugaan pengeroyokan diantaranya, pelapor, terlapor dan beberapa saksi lain. Kaitannya pada Pasal 170 KUHP. 

Lebih lanjut, Zulpan menjelaskan, akan ada sosok tersangka dalam laporan ini. "Iya, kalau dalam penyidikan kan berarti ada tersangka. karena saya bilang tadi memenuhi unsur dalam penentuan tersangka, unsur pidananya terpenuhi," imbuhnya. 

Diketahui Iko Uwais dan kakaknya Firmansyah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan pengeroyokan. Laporan dibuat oleh Rudi, penyedia jasa desain interior rumah Iko Uwais pada 11 Juni 2022, dan terdaftar dengan nomor LP/B/1737/VI/2022/SPKT: Sat Reskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya. 

Iko Uwais membantah tuduhan Rudi, dan menganggap telah memutar balikan fakta. Ditemani kuasa hukumnya, Iko Uwais membuat laporan balik ke Polda Metro Jaya. (tim redaksi) 

#ikouwais
#kasusartis
#pengeroyokan
#poldametrojaya
#aktorlaga

Tidak ada komentar