Breaking News

Terus Diuber, Bareskrim Kembali Sita Aset Indra Kenz Senilai Rp1,8 M

Polisi terus kejar aset Indra Kenz. Foto : ist

WELFARE.id-Bareskrim Polri kembali menyita aset senilai Rp1,8 Miliar milik tersangka kasus investasi bodong Binomo yang menjerat Indra Kesuma alias Indra Kenz. 

"Telah dilakukan penyitaan dana dari rekening PT Dhastra Money Transfers untuk transaksi milik PT Beta Acces Voucer sebesar Rp1.886.000.000 pada 03 Juni 2022 di Bank Permata," ujar Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Gatot Repli Handoko, pada saat konferensi pers di Mabes Polri, Senin (06/06/2022). 

Gatot menerangkan, uang tersebut merupakan aset dari Indra Kenz sendiri yang berhasil disita kembali oleh Bareskrim Polri dan akan digunakan sebagai berkas tambahan dalam kasus Binomo. 

Selain itu, lanjutnya, penyidik Polri masih terus mencari kemana dana dari Binomo ini disalurkan, untuk menjadi bukti untuk ke persidangan dan mengetahui berapa kerugian masyarakat. 

Terbaru, penyidik mendapat flashdisk dan surat tanah di dalam deposit box di Bank BCA. Setelah dibuka isi dari flahdisk tersebut ada data perusahaan trading kripto yang dikelola oleh Indra Kenz. 

Melalui flashdisk tersebut, penyidik mengetahui Indra Kenz pernah mengelola perusahaan trading mata uang kripto atau cryptocurrency. Hal itu terbukti dari adanya data sebuah perusahaan bernama Botx Technology Indonesia dalam flashdisk itu. 

"Penyidik telah melakukan penyitaan sebuat flashdisk di safe deposit milik tersangka Indra Kesuma yang isinya data perusahaan Botx Technology Indonesia yang merupakan perusahaan Coin Crypto milik Indra Kesuma," ujar Kanit 5 Subdit Direktorat II Perbankan Dittipdeksus Bareskrim Polri, Kompol Karta, Senin (6/6/2022). 

Pada kesempatan yang sama, Karta menjelaskan bahwa Indra Kenz menduduki jabatan sebagai direktur di perusahaan Botx Technology Indonesia tersebut. "Jabatannya Indra Kenz itu sebagai direktur," tambahnya. 

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option aplikasi Binomo pada 24 Februari 2022 lalu. (tim redaksi) 

#indrakenz
#binaryoption
#binomo
#bareskrim
#botxtechnologyindonesia
#coincrypto

Tidak ada komentar