Breaking News

Temuan Baru, Ilmuwan Temukan Protein yang Menghambat Replikasi Virus Flu

Susunan virus influenza. Foto: net

WELFARE.id-Temuan penting terjadi dalam ilmu kesehatan. Ilmuwan menemukan protein yang menghambat replikasi virus flu. Sebuah fungsi baru untuk protein yang disebut TAO2 telah ditemukan oleh para peneliti UT Southwestern.

Temuan ini tampaknya menjadi penting dalam membatasi reproduksi virus influenza, yang membuat jutaan orang sakit setiap tahun dan membunuh ratusan ribu orang. Temuan ini dilaporkan dalam Prociding National Academy of Sciences (PNAS).

”Temuan ini mengungkapkan strategi baru untuk mengganggu replikasi virus influenza, berpotensi membuka jalan bagi pengembangan antivirus baru terhadap influenza,” terang Dr Beatriz Fontoura seperti dilansir dari Phys, Selasa (21/6/2022).

Fontoura adalah profesor biologi sel di UT Southwestern yang mempelajari interaksi antara Virus RNA, seperti virus influenza A dengan inangnya. Studi ini dipimpin oleh Dr Fontoura, penulis pertama dan rekan postdoctoral Shengyan Gao, Ph.D., dan Melanie H. Cobb, Ph.D., Profesor Farmakologi.

”Temuan ini mengungkapkan strategi baru untuk mengganggu replikasi virus influenza, berpotensi membuka jalan bagi pengembangan antivirus baru terhadap influenza,” kata Beatriz Fontoura, dilansir dari Phys, Selasa (21/6/2022).

Untuk mereplikasi, virus influenza mengambil alih bagian dari inti sel inang yang dikenal sebagai bintik-bintik nukleus, yang menyediakan tempat bagi virus untuk mengekspresikan gennya. 

Fontoura dan rekan-rekannya, yang termasuk ahli dalam biologi sel, biologi molekuler, dan farmakologi, menemukan bahwa TAO2 kinase, protein yang mentransfer gugus fosfat ke protein lain, memainkan peran baru dalam mengendalikan konstruksi dan aktivitas bintik tersebut.

”Dengan menurunkan tingkat TAO2 atau aktivitas kinasenya, kami mampu menghambat virus tanpa menyebabkan efek toksik yang besar pada sel inang," tandas Dr. Fontoura juga. (tim redaksi)

#kesehatan
#temuanbaru
#duniamedis
#peneliti 
#reflikasivirusinfluenza
#utsouthwestern
#drbeatrizfontoura

Tidak ada komentar