Breaking News

Proposal Telat hingga G20 Jadi Alasan BUMN Tak Sponsori Formula E, Sahroni: Harusnya Lebih Masif Bertanya, Ini kan Event Dunia!

Jakarta E-Prix International Circuit, Ancol, Jakarta Utara yang menjadi tempat gelaran Formula E Jakarta 2022, Sabtu (4/6/2022). Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Penyelenggaraan Formula E Jakarta 2022, Sabtu (4/6/2022) berjalan lancar di Jakarta E-Prix International Circuit, Ancol, Jakarta. Formula E Jakarta 2022 merupakan seri kesembilan dari 16 balapan Formula E 2021-2022. 

Ini juga merupakan edisi pertama balapan Formula E digelar di Jakarta. Sebelumnya, sejak edisi perdana yang digelar September 2014, Formula E memang belum pernah diadakan di Indonesia.

Gelaran Formula E memang sudah berakhir, namun pro kontra berbau politik masih santer terdengar. Salah satunya, soal tidak adanya dukungan badan usaha milik negara (BUMN) terhadap perhelatan balap mobil listrik Formula E di Ancol, Jakarta Utara, menjadi sorotan. 

BUMN dianggap tak antusias, bahkan cenderung abai. Perlakuan berbeda terasa saat sejumlah perusahaan BUMN berebut jadi sponsor pergelaran balap motor MotoGP di Mandalika pada kuartal akhir 2021 lalu.

Menanggapi kritikan tersebut, Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga, menampik kabar yang menyebut kementeriannya telah menghambat kerja sama dukungan sponsor antara perusahaan pelat merah dan penyelenggara Formula E. Dirinya menyesalkan adanya pernyataan beberapa pihak yang menilai BUMN tidak mendukung kegiatan balap mobil listrik internasional ini.

"Pernyataan itu tidak benar karena tak ada kebijakan menghambat sponsorship bagi event yang dimaksud. Bahkan PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison), yang sebagian sahamnya turut dimiliki BUMN, telah menjadi salah satu perusahaan yang mendukung acara tersebut,” kata Arya, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (8/6/2022).

Namun, ada beberapa alasan yang membuat perusahaan pelat merah tidak terlibat dalam penyelenggaraan Formula E. Menurutnya, proposal kegiatan baru diterima sebulan sebelumnya.

Arya mengatakan, perusahaan pelat merah rata-rata baru menerima proposal penyelenggaraan Formula E H-1 bulan. Waktu yang pendek ini menjadi salah satu penyebab BUMN tidak menjadi sponsor dalam perhelatan balap mobil listrik tersebut.

Sebab menurutnya, umumnya BUMN memproses proposal perhelatan besar atau berskala internasional minimal tiga bulan sebelumnya. "Pada umumnya BUMN menerima proposal event besar berskala nasional dan internasional paling cepat (minimal) tiga bulan sebelumnya atau bahkan setahun sebelumnya,” bebernya.

Arya menambahkan, untuk mendukung agenda internasional, BUMN memerlukan waktu untuk melakukan proses pengkajian sponsorship. "Termasuk juga melakukan pengkajian secara kelayakan bisnis dan model kerjasama agar memenuhi prinsip good corporate governance (GCG),” imbuhnya.

Ia menjelaskan, butuh waktu lama untuk pengkajian proposal. Tiap BUMN berbeda-beda. 

Proses itu disesuaikan dengan peraturan masing-masing perseroan. Lebih jauh ia mengatakan, saat ini BUMN sedang berkonsentrasi untuk terlibat dalam perhelatan besar negara, yaitu pertemuan G20 di Bali, Oktober nanti.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir pun menyatakan hal senada. Ia menyebut BUMN kini sudah terlibat di pelbagai agenda.

"Kita partisipasi di banyak tempat, ada G20, ada juga beberapa event yang ditugaskan," imbuhnya singkat. Menanggapi pernyataan perwakilan BUMN, Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) Formula E Jakarta 2022 Ahmad Sahroni merespons tentang proposal yang dianggap mepet dengan waktu kegiatan.

"Proposal dianggap terlambat mah bukan jadi debat," celetuk Sahroni. Menurutnya, seharusnya BUMN bisa lebih aktif mengajukan penawaran tanpa perlu menunggu proposal dari panitia penyelenggara.

Mengingat, Formula E Jakarta ajang balapan skala internasional. "Kalau mau bergabung untuk event dunia kan harusnya lebih masif bertanya! Bukan karena proposal telat kasih," sindirnya.

Apalagi, lanjutnya, BUMN seharusnya sudah lebih dulu tahu soal rencana gelaran Formula E Jakarta sejak jauh-jauh hari. "Sudah tahu ada event dunia kok dan saya sebagai ketua OC sudah bertemu langsung dengan pak Erick (Thohir) di kantornya," akunya. (tim redaksi)

#sponsorformulae
#formulaejakarta2022
#mobilbalaplistrik
#jakartaeprixinternationalcircuit#ahmadsahroni
#aryasinulingga
#bumn
#sponsorformulaedaribumn
#erickthohir
#menteribumn

Tidak ada komentar