Breaking News

Potensi Gempa Besar Ancam Warga Jabodetabek, Sesar Baribis Aktif Penyebabnya

Gedung perkantoran di Jakarta. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Jakarta dihantui ancaman gempa besar. Adanya temuan aktivitas Sesar Baribis menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta dan terus dimonitor secara intensif.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Insaf mengatakan, akan melakukan sosialisasi mitigasi gempa bumi kepada masyarakat. Hal itu dilakukan menyusul peringatan ancaman gempa akibat Sesar aktif Baribis yang dipublikasikan oleh para peneliti dalam Scientific Report Nature Journal, Kamis (16/6/2022) lalu.

"Dengan adanya ancaman gempa tersebut, BPBD Provinsi DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi, memberikan edukasi dalam rangka mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi tersebut untuk masyarakat," kata Insaf dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (29/6/2022).

Menurutnya, sosialisasi mitigasi bencana gempa bumi bukan kali pertama dilakukan BPBD DKI Jakarta. Sebelumnya, BPBD aktif melakukan sosialisasi mitigasi gempa bumi, khususnya di instansi pendidikan seperti sekolah dan madrasah. 

"Kami juga melakukan sosialisasi kepada pemilik gedung bertingkat di DKI Jakarta dan sebagainya secara berkala," akunya. Adanya ancaman tersebut jangan sampai membuat warga panik, melainkan diperlukan kesiapsiagaan.

"BPBD selalu memonitor juga peringatan dini gempa yang disampaikan oleh BMKG untuk disampaikan kembali (kepada masyarakat)," sebutnya. Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono juga mengimbau hal senada.

"Struktur Sesar Baribis segmen di selatan Jakarta terbukti aktif dengan estimasi laju geser mencapai sekitar 5 milimeter per tahun,” jelasnya di Jakarta, dikutip Rabu (29/6/2022).

Ia menyarankan, agar warga Jabodetabek bersiap menghadapi ancaman gempa Sesar Baribis. Hal itu juga didasari data-data sejarah dan kajian geofisika terbaru.

Mengingat, wilayah megapolitan Jabodetabek yang dihuni 29.116.662 jiwa atau sekitar 11 persen dari penduduk Indonesia ini memiliki kerentanan gempa bumi. Secara ilmiah, sesar adalah patahan atau bidang rekahan yang disertai pergeseran relatif terhadap blok batuan lainnya. 

Bisa dikatakan, sesar ini merupakan tempat terjadinya gempa bumi. Sementara itu, Sesar Baribis merupakan sesar aktif yang membentang dari timur hingga barat Pulau Jawa dan disebut-sebut sebagai sesar aktif terpanjang di Pulau Jawa.

“Keaktifan ini didukung hasil monitoring peralatan sensor seismograf BMKG. Dimana terdapat aktivitas gempa yang terpantau di jalur sesar, meskipun dalam magnitudo kecil 2,3-3,1,” terangnya.

Adapun jalur Sesar Baribis diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 kilometer yang terbagi ke dalam beberapa segmen dengan panjang bervariasi. “Jalur sesar yang melintas di selatan Jakarta ini disebut sebagai segmen Jakarta,” ujarnya.

Daryono juga mengingatkan, jika jalur Sesar Baribis memiliki potensi gempa yang cukup signifikan. "Ancaman Gempa Sesar Baribis ini disebut-sebut bisa menimbulkan guncangan hebat, seperti gempa pada 1780 dan 1834 di Jakarta dan sekitarnya,” tuntasnya. (tim redaksi)

#ancamangempabesardijakarta
#sesarbaribis
#bmkg
#potensigempa
#bpbddkijakarta
#mitigasigempa
#sesaraktifterpanjang

Tidak ada komentar