Breaking News

Pengendara Banyak yang Belum Tahu, Hampir 1.000 Pelanggaran di 2 Hari Uji Coba Penerapan Perluasan Gage di Jakarta

Kawasan ganjil genap. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Memasuki hari keempat pelaksanaan perluasan kawasan ganjil genap (gage), masih banyak warga yang belum mengetahui aturan baru itu. 

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam mengatakan, selama dua hari penerapan uji coba ganjil genap (gage) di 13 kawasan baru, tercatat hampir 1.000 pelanggar dikenai sanksi teguran. 

Penerapan uji coba dengan sanksi teguran itu berlaku sejak hari Senin (6/6/2022). "Hasil penindakan dengan teguran simpatik atau imbauan jumlahnya 908 pelanggar," ujar Jamal dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/6/2022).

Dikatakan Jamal, total 908 pelanggar itu dengan rincian pada Senin (6/6/2022) ada 524 pengendara yang melanggar. Sedangkan sisanya, sebanyak 384 pelanggar dikenai sanksi teguran pada Selasa (7/6/2022).

Penindakan dengan teguran itu dilakukan oleh 89 personel gabungan antara Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan yang tersebar di 13 titik gage baru. "Jumlah personel yang terlibat pengawasan itu 89 personel, perinciannya 60 personel Ditlantas dan 29 personel Dishub," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya memperluas titik ganjil genap di wilayah DKI Jakarta. Semula, penerapan gage yang berlaku di 13 titik diperluas menjadi 26 kawasan.

"Ada beberapa hal yang kita putuskan terkait dengan perluasan yang tadinya 13 kawasan menjadi 26 kawasan,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yoyo kepada wartawan. Perluasan ganjil genap Jakarta tersebut dilakukan karena volume kendaraan meningkat akibat PPKM Pandemi COVID-19 di Ibu Kota RI tersebut ditiadakan. 

Perluasan ganjil genap juga sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019. "Volume arus lalu lintas naik 6,25 persen dan ini jadi dasar evaluasi penerapan pembatasan lalu lintas di wilayah Jakarta," imbuh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Perluasan ganjil genap akan berlaku Senin-Jumat. Sedangkan pada Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional, ganjil genap ditiadakan.

Pengemudi mobil yang melanggar sistem ganjil genap Jakarta akan dijatuhi sanksi tilang dan denda administratif, seperti diatur dalam Pasal 287 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Beleid tersebut mengatur, pengendara mobil yang melanggar ganjil genap akan dikenakan denda Rp500 ribu.

"Penilangan berdasarkan bukti baik hasil kamera ETLE maupun tilang manual oleh petugas di lokasi," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Berikut merupakan daftar 13 kawasan ganjil genap yang baru:

1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan Suryopranoto
7. Jalan Balikpapan
8. Jalan Kyai Caringin
9. Jalan Pramuka
10. Jalan Salemba Raya sisi Barat
11. Jalan Salemba Raya sisi Timur - Simpang Paseban dan Simpang Diponegoro
12. Jalan Kramat Raya
13. Jalan Stasiun Senen
(tim redaksi)

#perluasankawasanganjilgenap
#ganjilgenap
#gage
#ditlantaspoldametrojaya
#pelanggaran
#ujicobaperluasanganjilgenap
#dendaadministratif

Tidak ada komentar