Breaking News

Pembunuh Pria dalam Karung di Kali Pesanggrahan Ditangkap, Kesal karena Dibangunkan Tidur

Penemuan mayat dalam karung di Kali Pesanggragan. Foto : ist

WELFARE.id-Kasus penemuan mayat dalam karung di Kali Pesanggaran Selasa (28/6/2022) pukul 10.15 WIB terungkap. Tak butuh waktu lama, petugas kepolisian berhasil mengetahui identitas korban dan pelaku. 

Korban bernama Aples Bagus Trion Langgeng, (21), dibunuh oleh Muhamad Rizki Ikmi Aryanto, (18). Pelaku sendiri telah ditangkap. "Siang hari ini (kemarin) tim kita berhasil menangkap pelaku dalam kasus ini. Seorang laki-laki kelahiran tahun 2004," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan dikutip Kamis (30/6/2022). 

Pelaku ditangkap di sebuah penginapan yang berada di daerah Jalan Raya Pemda Tajur Halang, Kabupaten Bogor oleh Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Kasubdit AKBP Handik Zusen, Kanit 5 AKP Dimitri, Katimsus 1 Iptu Rosbana, dan Ipda Aditya Sakti Yudobhakti. "Perannya sebagai eksekutor memukul, menusuk bagian leher, dan buang mayat di dalam kali," terang Zulpan. 

Ia menerangkan, antara pelaku dan korban saling mengenal. Namun, pelaku mengaku seringnya diperlakukan kasar oleh korban. Puncaknya saat pelaku membangunkan korban dengan menendang pelaku. 

"Puncak permasalahan pada hari Senin tanggal 27 Juni 2022 sekitar pukul 18.30 WIB saat tersangka selesai sholat maghrib tersangka tidur di kasur tiba-tiba korban datang langsung menendang tersangka sehingga tersangka kaget dan marah kepada korban," terangnya. 

Tak terima, terjadilah perkelahian diantara keduanya. Dalam perkelahian tersangka mendapatkan pisau yang selanjutnya di tusukan ke tubuh korban bagian leher. "Ditusuk sebanyak tiga kali yang mengakibatkan korban meninggal dunia," jelasnya. 

Setelah pembunuhan tersebut, korban membersihkan tempat meninggalnya korban dan membungkus korban dengan kantong plastik sampah, dan karung yang di isi bantal guling dan batu kemudian dibuang di sungai, tersangka mengambil barang milik korban dan melarikan diri. 

"Selanjutnya tersangka mengeluarkan korban dengan menggunakan troli lalu korban dinaikkan di atas sepeda motor milik korban di bagian depan dengan posisi korban melintang, selanjutnya mayat korban dibawa ke kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan," jelasnya. 

Setelah tersangka sampai dipinggir kali tersangka memasukkan batu kedalam karung lalu mengikat ujung karung dengan tali rafia supaya karung yang membungkus korban tidak lepas, setelah itu tersangka membuang korban ke kali. "Kemudian tersangka kembali ke mess untuk mandi dan melakukan sholat subuh di masjid, saat dimasjid tersangka menginfakkan uang korban sebesar Rp500 ribu," jelasnya. 

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. (tim redaksi) 

#mayatdalamkarung
#kalipesanggrahan
#mayatdalamkarungdikalipesanggrahan
#pembunuhan
#poldametrojaya

Tidak ada komentar