Breaking News

Pandemi COVID-19 Melandai WFH Berkurang, Bagaimana Nasib Aplikasi Zoom?

Aplikasi zoom untuk meeting jarak jauh. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Pembatasan sosial masyarakat di Indonesia akibat pandemi COVID-19 telah usai. Indonesia mulai memasuki masa endemi. Pun demikian dengan sejumlah negara di berbagai belahan dunia. Mereka ramai-ramai berdamai dengan COVID-19.

Aktivitas bekerja di kantor juga mulai kembali normal. Istilah Work From Home (WFH) berangsur memudar.

Kondisi back to normal bagi sebagian besar masyarakat mungkin melegakan. Tapi bagaimana dengan perusahaan aplikasi Zoom yang sempat booming justru saat pandemi COVID-19 melanda dunia.

Mereka justru mendapat buah manis dari pandemi, karena diunduh jutaan orang untuk kebutuhan komunikasi dan meeting perusahaan. Lalu, bagaimana nasib Zoom kini?

Untungnya sejauh ini, layanan Zoom masih mampu berkibar dari sisi pendapatan dan jumlah pengguna. Bos dan pendiri Zoom, Eric Yuan, pun meyakini jika perusahaannya akan mampu mempertahankan momentum walaupun meeting virtual nantinya berkurang.

Ia meyakini bahwa Zoom akan tetap memainkan peran penting karena belakangan ini, makin banyak kantor menerapkan fleksibilitas dalam jam kerja. Sehingga karyawan masih akan tetap WFH walaupun pandemi Corona suatu saat nanti telah dapat dikendalikan.

"Zoom ada di sini untuk menolong konsumen dalam bekerja di masa depan sesuai cara mereka sendiri. Banyak perusahaan mendesain ulang tempat kerja mereka untuk meningkatkan pengalaman bekerja secara hybrid," jelas Eric melansir AP, Selasa (7/6/2022).

Menurutnya, pekerjaan bukan lagi persoalan tempat. "Kami merasa penuh energi untuk membantu memimpin evolusi kerja hybrid yang memungkinkan fleksibilitas lebih besar, produktivitas, dan kebahagiaan baik secara fisik maupun virtual," lanjutnya.

Dalam laporan keuangan terbaru, Zoom menyebut laba yang mereka dapat di kuartal 1 2021 mencapai USD227 juta, meningkat USD27 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan angka pendapatan tembus USD956 juta.

Adapun jumlah user berbayar mengalami peningkatan. Pada kuartal 1 2021, perusahaan dengan sekurangnya 10 karyawan yang membayar layanan Zoom totalnya mencapai 497 ribu pebisnis, naik sampai 87% dibanding pada 2020. (tim redaksi)

#aplikasizoom
#zoommeeting
#meetingjarakjauh
#workfromhome
#pendapatanzoom
#endemi
#pandemicovid19

Tidak ada komentar