Breaking News

Mau Wajah Mulus dan Segar, Stop Konsumsi 7 Makanan Musuh Kulit Ini!

Wajah cantik dan segar. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Wajah mulus, bersih, dan segar adalah dambaan setiap wanita. Tapi, tidak sedikit kaum hawa yang memiliki sejumlah permasalahan kulit.

Ada yang disebabkan kurangnya perawatan, ketidakseimbangan hormonal, dan juga karena kurangnya menjaga pola makan. Ya, rupanya apa yang kamu makan sangat berpengaruh ke kulit wajah, lho.

Melansir Healthline, Selasa (14/6/2022), ada sederet makanan penyebab jerawat yang bisa kamu hindari. Beberapa makanan penyebab jerawat sangat disukai karena tinggi lemak. 

Padahal, selain menjadi makanan penyebab jerawat juga bisa berisiko pada kesehatan secara keseluruhan. Ini beberapa makanan yang sebaiknya kamu konsumsi berlebihan agar wajah kamu mulus terawat:

1. Kacang

Beberapa jenis kacang menjadi makanan penyebab jerawat karena mengandung asam lemak Omega-6 bersifat pro-inflamasi. Banyak kacang yang sarat dengan asam lemak Omega-6 sehingga menjadi makanan penyebab jerawat daripada jenis lainnya.

Itu karena makanan nabati mengandung ALA omega-3 untuk diubah menjadi DHA dan EPA omega-3 sebelum digunakan oleh tubuh. Meski demikian, hanya sebagian kecil dari ALA yang berhasil melewatinya, sehingga yang tersisa akhirnya Omega-6 penyebab peradangan dan menjadi makanan penyebab jerawat.

Dilansir dari MD Acne dr Jaggi Rao, MD, FRCPC, mengatakan, bahwa memang benar ada beberapa kacang yang menjadi makanan penyebab jerawat. Jika benar-benar ingin mengonsumsi kacang tanpa khawatir menyebabkan jerawat coba perhatikan cara pengolahannya.

Kamu disarankankan memanggang atau merendam kacang agar tidak menjadi makanan penyebab jerawat. Prosedur ini akan membantu mengurangi kandungan proteinnya sehingga lebih mudah dicerna tubuh.

2. Produk susu

Makanan penyebab jerawat lainnya adalah produk olahan susu. Studi kesehatan yang dilakukan oleh Harvard University menemukan, remaja yang sering minum susu cenderung memiliki jerawat lebih banyak dibanding mereka yang mengonsumsi susu lebih sedikit.

Susu dianggap dapat menganggu fungsi hormon. Kemungkinan lain adalah gula dalam susu dapat meningkatkan kadar insulin yang sama efeknya dengan makan karbohidrat. Produk olahan susu yang juga menjadi makanan penyebab jerawat bisa juga berupa keju dan yoghurt.

3. Burger

Makanan cepat saji, seperti burger, nugget, hot dog, kentang goreng, soda, dan milkshake merupakan jenis makanan utama khas Barat yang dapat meningkatkan risiko berjerawat. Satu studi terhadap lebih dari 5.000 remaja dan dewasa muda Tiongkok menemukan, bahwa diet tinggi lemak dikaitkan dengan peningkatan risiko 43% terkena jerawat. 

Mengonsumsi makanan penyebab jerawat seperti junk food secara teratur meningkatkan risiko sebesar 17%. Sebuah studi terpisah dari 2.300 pria Turki menemukan bahwa sering makan burger atau sosis dikaitkan dengan 24% peningkatan risiko terkena jerawat. 

Beberapa peneliti mengusulkan bahwa hal itu dapat mempengaruhi ekspresi gen. Sehingga bisa mengubah kadar hormon dengan cara yang mendorong perkembangan jerawat.

4. Makanan olahan

Orang dengan jerawat cenderung mengonsumsi lebih banyak karbohidrat olahan. Makanan yang kaya akan karbohidrat olahan meliputi:

- Roti, biskuit, sereal, atau makanan penutup yang dibuat dengan tepung putih;
- Pasta dibuat dengan tepung putih;
- Nasi putih;
- Soda dan minuman manis lainnya.

Peningkatan risiko ini karena efek karbohidrat olahan pada gula darah dan kadar insulin. Itu mengapa karbohidrat olahan menjadi salah satu jenis makanan penyebab jerawat.

Karbohidrat olahan diserap dengan cepat ke dalam aliran darah, sehingga bisa langsung meningkatkan kadar gula darah. Ketika gula darah naik, kadar insulin juga meningkat dan membawa gula darah keluar dari aliran darah yang masuk ke sel-sel tubuh. 

Namun, kadar insulin yang tinggi tidak baik untuk penderita jerawat. Insulin membuat hormon androgen lebih aktif dan meningkatkan faktor pertumbuhan seperti insulin 1 (IGF-1). Ini berkontribusi pada perkembangan jerawat dengan membuat sel-sel kulit tumbuh lebih cepat dan dengan meningkatkan produksi sebum.

5. Cokelat

Cokelat ternyata telah dicurigai menjadi salah satu makanan penyebab jerawat. Cokelat telah dicurigai sebagai pemicu jerawat sejak tahun 1920-an tapi sejauh ini belum ada konsensus yang tercapai.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa pria rentan berjerawat yang mengonsumsi 25 gram cokelat hitam 99% setiap hari mengalami peningkatan jumlah jerawat setelah dua minggu. Itu mengapa cokelat diduga menjadi salah satu makanan penyebab jerawat.

Studi lain menemukan bahwa pria yang diberi kapsul bubuk kakao 100% setiap hari memiliki lebih banyak jerawat secara signifikan setelah satu minggu dibandingkan dengan mereka yang tidak. 

Persisnya mengapa cokelat dapat menjadi makanan penyebab jerawat sebenarnya belum bisa dipastikan. Meskipun satu penelitian menemukan bahwa makan cokelat meningkatkan reaktivitas sistem kekebalan terhadap bakteri penyebab jerawat.

6. Gula

Gula tak hanya berbahaya buat kesehatan, tetapi juga untuk kulit cantikmu. Gula bisa membuat kerutan pada wajah dan keriput menjadi lebih parah. 

Terlalu banyak mengonsumsi gula juga bisa membuat kulit cepat kendur. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan manis.

7. Tepung

Tepung terigu ataupun tepung jagung tampaknya bukan makanan yang berbahaya. Namun makanan-makanan ini sebenarnya tak mengandung nutrisi apapun untuk tubuh. 

Dalam prosesnya, makanan ini akan membuat insulin naik dan meningkatkan hormon stres dalam tubuh, sehingga bisa memicu munculnya jerawat, kulit kusam, dan sensitivitas pada kulit. (tim redaksi)

#tipsjagawajahdenganmakanan
#7makananmusuhwajah
#masalahkulitwajah
#berjerawat
#wajahkendur
#insulinnaik
#picujerawat
#kulitkusam
#stres

Tidak ada komentar