Breaking News

Mau Dapat Cuan di NFT? Simak 6 Tips Masuk ke Pasar Digital Ini

Keuntungan rupiah. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Digitalisasi membuka peluang bisnis seluas-luasnya. Termasuk yang terbaru, berbisnis dengan menggunakan konsep Non-Fungible Token atau lebih dikenal sebagai NFT.

Ini adalah aset digital yang merupakan 'anak keturunan' dari kripto. Sebenarnya, platform ini sudah hadir sejak 2014 lalu, namun baru meledak pada 2021 hingga kini.

Melansir laman Tokopedia, Kamis (23/6/2022), pada umumnya, NFT merupakan sebuah karya seni digital yang dapat berupa gambar, klip video, musik, tulisan digital, dan sebagainya. Berbeda dengan kripto, masing-masing karya NFT unik dan berbeda dari yang lain, sehingga bisa digunakan sebagai bukti kepemilikan barang.

Sudah banyak orang yang bisa menghasilkan jutaan dolar dengan menjual NFT. Sehingga, wajar jika mulai banyak pihak yang tertarik mengeruk cuan di ladang NFT.

Dirangkum dari berbagai sumber, simak cara membuat dan menjual NFT berikut ini:

1. Pilih karya yang ingin dijual

Pertama, kalian perlu menentukan karya atau file yang ingin kalian ubah menjadi NFT. File ini dapat berupa lukisan, gambar, musik, video, meme, GIF, atau bahkan sebuah sebuah tweet dari Twitter.

Masing-masing NFT unik dengan satu pemilik. Inilah yang membuat NFT berharga. 

Pastikan kamu memiliki hak intelektual terhadap karya yang dipilih itu. Kalau tidak, kamu bisa kena pelanggaran.

2. Pilih blockchain

Setelah kamu memilih karya unikmu, waktunya mencetaknya menjadi NFT. Untuk merubah file menjadi sebuah NFT, kamu perlu memilih blockchain yang ingin kamu gunakan untuk NFT kamu.

Salah satu blockchain yang paling terkenal di antara seniman dan pencipta NFT adalah Ethereum.

3. Siapkan dompet digital

Kalian harus menyiapkan dompet digital untuk membuat NFT karena kamu perlu memiliki beberapa mata uang kripto untuk mendanai investasi awal kamu. Dompet digital NFT yang paling terkenal adalah Metamask, Math Wallet, AlphaWallet, Trust Wallet, dan Coinbase Wallet.

Setelah kamu memiliki dompet digital, kamu perlu membeli mata uang kripto. Sebagian besar dari platform NFT menerima mata uang Ethereum atau ETH. Jika kamu sudah memiliki uang kripto di tempat lain, kamu bisa menghubungkannya ke dompet digitalmu.

4. Tentukan pasar NFT yang dituju

Untuk membuat NFT, kamu juga perlu memilih pasarnya. Siapa yang kamu tuju untuk membeli karya kamu. 

Beberapa platform NFT yang terkenal adalah OpenSea, Rarible, Foundation, Mintable, Axie Marketplace, NBA Top Shot, Larva Labs, dan lain-lain. Sebelum memilih, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan mana yang paling cocok untuk karya NFT kamu. 

Misalnya, NBA Top Shot adalah pasar yang cocok untuk NFT berbasis permainan bola basket. Beberapa dari pasar NFT juga memiliki mata uang kripto sendiri. Sebagai contoh, Rarible hanya memakai mata uang kripto Rarible atau RARI.

5. Ubah file ke format lainnya

Setelah memilih pasar NFT yang kamu inginkan, kamu perlu menghubungkan dompet digital kalian untuk membayar biaya yang diperlukan untuk mencetak NFT dan melakukan penjualan. Sekarang, kamu sudah bisa mencetak NFT, dan pasar yang kamu pilih akan menyediakan panduan bagaimana cara mengunggah file kamu ke platformnya. Kamu bisa mengubah file kamu menjadi format PNG, GIF, MP3, atau format lainnya.

6. Mengatur proses penjualan

Tergantung dari platform yang kamu pilih, ada berbagai cara yang kamu bisa lakukan untuk memonetisasi NFT kamu, di antaranya adalah:

Jual pada harga tetap

Melelangnya dengan waktu terbatas

Melelangnya tanpa batasan waktu, kamu bisa mengakhiri lelangnya kapanpun kamu mau

Dalam mengatur proses penjualan, kamu perlu menentukan harga minimum, menetapkan waktu lelang, atau menetapkan royalti untuk terus mendapatkan uang dari NFT kamu jika dijual di pasar sekunder. (tim redaksi)

#nft
#nonfungibletoken
#karyasenidigital
#musik
#foto
#video
#dompetdigital

Tidak ada komentar