Breaking News

Masih Jadi Masalah, Berbagai Pihak Bangun Fasilitas Air Bersih di NTT

Pembangunan bendungan di Nagekeo, NTT. Foto : dok brantas Abipraya

WELFARE.id-Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, hingga saat ini masih mengeluh dengan ketersediaan air bersih yang terbatas. Hal tersebut dikarenakan distribusi air minum dari PDAM Wae Meliling masih sangat terbatas, sehingga tak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga secara keseluruhan.

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Anton Aron mengatakan, kekurangan air bersih merupakan masalah klasik bagi warga Kota Labuan Bajo. "Ini masalah dari dulu bagi kota Labuan Bajo, belum selesai masalah air minum bersih. Sampai hari ini masyarakat Labuan Bajo kekurangan air dan sering saya sampaikan ke Perumda Wae Mbeliling," ujarnya, dikutip Rabu (1/6/2022). 

Terpisah, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur,  tengah berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan air bersih di daerah itu untuk mendukung kawasan wisata Labuan Bajo yang premium. 

"Terkait suplai air baku di Labuan Bajo sudah jadi arahan Presiden sejak rapat terbatas Januari 2020 lalu dan BPOLBF menindaklanjuti dengan koordinasi dengan Kementerian PUPR yang akan meningkatkan debit air bersih dari 40 liter per detik menjadi 100 liter per detik," kata Dirut BPOLBF Shana Fatina. 

Ia mengakui bahwa masalah air bersih di Manggarai Barat, khususnya di Kota Labuan Bajo, memang selalu menjadi masalah tersendiri. Oleh arena itu, ia menilai bahwa dengan pembangunan jaringan perpipaan Wae Mese II dapat mengatasi hal itu. 

"Kita harapkan agar pembangunan Wae Mese II serta dukungan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perkotaan dapat mengatasi permasalahan itu. Selain itu juga sejauh ini kolaborasi dengan PDAM juga sudah dilakukan," tambahnya. 

Dia menambahkan, untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan wisata premium maka tidak bisa semuanya diselesaikan secara bersamaan. Tetapi perlu dilakukan dengan kolaborasi pusat dan daerah yang solid, "Kita bisa satu-satu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo terkait air bersih salah satunya," tukasnya. 

Karena itu, kata dia, dari 10 tahun yang lalu sejak dirinya berada di Labuan Bajo, ketersediaan air sudah menjadi persoalan, baik air baku maupun distribusinya. Tentunya dengan jadinya destinasi prioritas, harapannya seluruh lini bisa berkolaborasi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat dimaksud. 

"Semua orang sudah bekerja dengan peran dan porsinya masing-masing, dan kita harus melangkah lebih cepat. Tentunya dengan pandemi COVID-19 ini, situasi fiskal tidak terlalu mendukung, tapi pasti bisa ada yang bisa dilakukan sementara seperti melibatkan pentahelix selain mengandalkan pemerintah," tandasnya. 

Sementara itu, PT Brantas Abipraya (Persero) saat ini menambah deretan infrastruktur air. Kali ini dengan membangun Bendungan Mbay yang berlokasi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Perusahaan BUMN itu, saat ini tengah merampungkan pengerjaan bendungan paket II yang ditargetkan selesai pada tahun 2024. 

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas mengatakan, pembangunan Bendungan Mbay merupakan salah satu upaya Perseroan dalam mendukung program Pemerintah dalam ketahanan air dan pangan nasional. Bendungan ini memiliki volume tampung total 51,74 juta meter kubik dengan luas genangan 499,55 hektar (ha). 

"Bendungan Mbay yang merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) ini diproyeksikan akan menghasilkan air baku 0,21 meter kubik/detik dan memberikan manfaat irigasi terhadap 5.928 ha lahan pertanian," terangnya. 

Dalam pembangunan bendungan ini, Brantas Abipraya dipercaya untuk membangun pada Paket II dengan ruang lingkup pekerjaan clearing dan grubbing lokasi inlet tunnel, pekerjaan clearing dan grubbing lokasi outlet ke disposal dan stockpile, pekerjaan pembuatan jalan akses rencana galian inlet di disposal dan stockpile, pekerjaan pembuatan jalan akses outlet ke disposal, persiapan pekerjaan galian inlet dan perisapan pekerjaan shotcrete, material, mobilisasi alat. (tim redaksi

#airbersih
#labuanbajo
#masalahairbersihdilabuanbajo
#ntt
#wisatapremium
#nusatenggara

Tidak ada komentar