Breaking News

Kunjungi Kiev, PM Johnson Tawarkan Latih Pasukan Ukraina untuk Hadapi Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu PM Inggris Boris Johnson di Kiev, Sabtu (9/4/2022) lalu. Foto: Ukrainian Presidential Press Office via AP

WELFARE.id-Meski dalam status perang dengan Rusia tapi Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson bersama rombongan berkunjung ke Kiev dan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Jumat (17/6/2022).

Dalam pertemuan itu, Johnson menawarkan program pelatihan militer bagi pasukan Ukraina untuk menghadapi Rusia kepada Presiden Zelenskyy. 

Untuk diketahui, Johnson melakukan perjalanan keduanya ke Ibu Kota Ukraina, Kiev sejak invasi Rusia dilakukan terhadap negara tetangganya tersebut. 

Dalam kunjungan tersebut, Johnson menawarkan untuk meluncurkan operasi pelatihan besar bagi pasukan Ukraina, dengan potensi untuk melatih hingga 10 ribu tentara setiap 120 hari.
 
"Saya telah menawarkan kepada Presiden Zelenskyy program pelatihan militer baru yang dapat mengubah perang ini dengan memanfaatkan kekuatan paling kuat, yaitu tekad Ukraina untuk menang," ujar Johnson.
 
Kantor Kepresidenan Inggris mengatakan, program latihan tersebut akan melatih pasukan Ukraina di luar negeri. Setiap tentara akan menghabiskan tiga pekan untuk mempelajari keterampilan pertempuran di garis depan, serta pelatihan medis dasar, keamanan siber, dan taktik kontra peledakan.
 
Perjalanan secara diam-diam Johnson ke Kiev, semakin menegaskan dukungan Inggris untuk Ukraina sejak invasi Rusia dilakukan. Perjalanan itu juga dilakukan sehari setelah para pemimpin Prancis, Jerman, Italia, dan Rumania melakukan perjalanan ke Kiev, serta pengesahan status kandidat Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa.
 
"Ini telah membuktikan bahwa dukungan Inggris Raya untuk Ukraina sangat tegas. Senang melihat teman baik negara kita Boris Johnson datang ke Kiev lagi," kata Presiden Zelenskyy.
 
Kedua pemimpin negara itu membahas situasi di garis depan dan kebutuhan untuk meningkatkan pasokan senjata berat, serta membangun pertahanan udara Ukraina.  

"Kami memiliki visi bersama tentang bagaimana bergerak menuju kemenangan karena itulah yang dibutuhkan Ukraina, kemenangan negara kami," cetus Zelenskyy juga.
 
Dalam kunjungan itu, Zelenskyy dan Johnson meletakkan karangan bunga di sebuah tugu peringatan untuk mengenang tentara Ukraina yang terbunuh. Johnson juga meninjau perangkat keras militer Rusia yang hancur dan diletakkan di alun-alun pusat Kiev.
 
Meski makin popular di Ukraina tapi PM Johnson menghadapi tekanan politik di dalam negeri. Inggris makin populer di Ukraina karena telah mengalirkan dukungan militer dan politik ke Kiev selama invasi Rusia. 

Bahkan, untuk mengenang kebaikan Johnson, salah satu kafe di Kiev menjual makanan penutup yang terbuat dari apel dan diberi nama Borys Dzhonsonyuk, yang tak lain nama PM Inggris itu versi Ukraina. (tim redaksi)


#perang
#invasimiliter
#rusia
#ukraina
#inggris
#pminggris 
#borisjohnson
#presidenukraina 
#volodymyrzelenskyy

Tidak ada komentar