Breaking News

Kualitas Tidur Ternyata Bukan Sekadar Lama, Faktor-Faktor Ini Juga Berpengaruh

Tidur lelap. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Tidur malam jadi waktu yang sangat penting untuk tubuh beristirahat. Jika tidur malam kurang berkualitas, maka akan berpengaruh terhadap aktivitas di siang hari.

Lantas, berapa lama idealnya orang dikatakan tidur berkualitas? Selama ini mungkin kita menghitung jumlah waktu tidur dalam semalam perlu 7-8 jam, agar dikatakan istirahat cukup. 

Tetapi ternyata, lamanya waktu tidur tidak menentukan kualitas. Dalam laporan pada 2017 lalu, yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Health, National Sleep Foundation mengumpulkan tim ahli tidur untuk menentukan apa yang menjadi indikasi dari kualitas tidur yang baik.

Dikutip dari Medical Health Today, Senin (27/6/2022), berikut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas tidur yang baik pada orang dewasa:

- Bisa tertidur dalam waktu 30 menit atau kurang setelah berbaring.

- Total terbangun saat tidur kurang dari 5 menit per malam.

- Tertidur selama 85 persen atau lebih dari total waktu yang dihabiskan di tempat tidur.

- Terjaga di malam hari selama kurang dari 20 menit.

Sementara itu, berikut faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas tidur yang buruk:

- Butuh lebih dari 1 jam untuk tertidur setelah berbaring.

- Bangun sebanyak empat kali atau lebih per sekali waktu tidur malam.

- Tidur kurang dari 74 persen dari waktu yang dihabiskan di tempat tidur.

- Terjaga selama 41 menit atau lebih di malam hari.

Walau sudah ditentukan, faktor-faktor di atas, sebuah editorial yang menyertai artikel tersebut juga menyoroti bahwa sulitnya mengukur kualitas tidur karena itu termasuk pengalaman subjektif. (tim redaksi)

#kualitastidur
#tidurberkualitas
#pengaruhterhadapkesehatan
#kualitastidurorangdewasa
#pengalamansubjektif
#penelitiankualitastidur

Tidak ada komentar