Breaking News

Koarmada I TNI AL Musnahkan 179 Kg Kokain Senilai Rp1,25 T

Pemusnahan kokain seberat 179 kg oleh Koarmada TNI AL. Foto : ist

WELFARE.id-Koarmada I TNI AL memusnahkan barang bukti narkotika jenis kokain dengan berat 179 kilogram yang ditemukan di perairan Selat Sunda awal Mei lalu. Pemusnahan ini akan dilaksanakan secara bertahap di Mako Koarmada I Gunung Sahari Jakarta Pusat, mulai hari ini, Kamis (2/6/2022) 

Kadispen Koarmada I, Kolonel Laut (P) Laode menyebutkan, pihaknya dalam melakukan pemusnahan menggunakan dua buah mesin incerenator yang sudah disiapkan. "Jadi hari ini kita musnahkan dengan dipimpin bapak Pangkoarmada I. 

Nanti sebelum dilakukan pemusnahan, teman-teman media dipersilakan untuk memilih sampel barang bukti kokain yang hendak dimusnahkan untuk memastikan itu barang bukti tidak ditukar," ujarnya. 

Pihak Koarmada I juga diketahui mengundang instansi lainnya seperti Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, BPOM RI. 

Sebagaimana diketahui sebelumnya pada 8 Mei 2022 lalu TNI AL menemukan narkotika jenis kokain yang dikemas dalam bentuk 4 bungkus plastik yang mengapung di perairan Selat Sunda. 

Ditemukan kapal patroli TNI AL KAL sanghiang unsur kapal patroli pangkalan TNI AL (Lanal) Banten jajaran Koarmada I mengapung di perairan Selat Sunda pada minggu lalu. 

Kronologis penemuan barang tersebut sekitar pukul 12.30 WIB, ketika kapal patrol TNI AL KAL Sangiang unsur Lanal Banten Koarmada I, melaksanakan patroli keamanan laut di perairan Selat Sunda mengidentifikasi 4 benda mencurigakan terbungkus plastik mengapung dalam air di perairan sekitar Pelabuhan Merak. 

Oleh Lanal Banten benda mencurigakan tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak BNN Provinsi Banten. 

Diketahui bahwa barang tersebut merupakan narkotika jenis kokain selanjutnya dilakukan penimbangan oleh BNN disaksikan pihak TNI AL didapatkan sejumlah 179 kilogram dengan perkiraan dari BNN senilai Rp 5 - 7 juta per gram maka total barang bukti yang ditemukan senilai Rp 1,25 Triliun. 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Petrus Reinhard Golose mengatakan 179 kilogram kokain yang ditemukan di Selat Sunda beberapa waktu lalu diduga milik jaringan Amerika Latin. "Kokain yang disita tersebut diduga berasal dari jaringan narkotika Golden Peacock di kawasan Amerika Latin," pungkasnya. (tim redaksi

#narkoba
#kokain
#koarmada1
#tnial
#bnn
#pemusnahanbarangbukti

Tidak ada komentar