Breaking News

Kepolisian Brasil Tahan Seorang Nelayan terkait Hilangnya Jurnalis Inggris di Hutan Amazon


Jurnalis Inggris Dom Phillips (tengah) berbicara dengan suku asli di Negara Bagian Roraima, Brasil pada 2019 lalu. Foto: Joao Laet/AP Photo

WELFARE.id-Tim pencari orang hilang dari kepolisian Brasil dikabarkan telah menemukan bagian dari jasad yang diduga merupakan jurnalis asal Inggris yang dikabarkan hilang di hutan Amazon, Dom Phillips, 57.  

Philips hilang bersama salah satu pakar suku asli terasing, Bruno Pereira, 41, saat sedang melakukan peliputan di kawasan paling terpencil di Hutan Amazon tersebut.

Aparat telah menangkap seorang nelayan lokal, bernama Amariledo 'Pelado' da Costa, atas dugaan hilangnya Phillips dan Pereira setelah menemukan darah pada terpal di perahu kayu miliknya. 

Polisi juga mengumpulkan materi genetik dari Phillips dan Pereira untuk dibandingkan dengan temuan darah tersebut. Polisi punya waktu 30 hari untuk menahan da Costa untuk kepentingan penyelidikan. 

Da Costa ditahan pada Selasa (7/6/2022) dan didakwa dengan kepemilikan obat-obatan terlarang hingga amunisi senjata api.

Sementara itu, pengacaranya menyangkal bahwa dia memiliki peran dalam hilangnya Phillips dan Pereira. Polisi mengindikasikan bahwa da Costa adalah salah satu orang terakhir yang melihat Philips dan Pereira, yakni pada Minggu (5/6/2022) sekitar pukul 6 pagi.

Untuk diketahui, Philips dan Pereira menghilang setelah mengunjungi komunitas nelayan di tepi sungai São Gabriel. Detektif diberi waktu ekstra untuk melakukan penyelidikan, karena da Costa berpotensi terlibat dalam kejahatan keji pembunuhan dan penyembunyian jenazah.

Media Brasil mengklaim, saksi melihat da Costa dengan senapan tepat sebelum Phillips dan Pererira hilang. Saksi lain menggambarkan da Costa sebagai pria yang sangat berbahaya. 

Saat ini, darah yang ditemukan di perahunya sedang diperiksa untuk mengetahui apakah itu darah hewan atau manusia. 

"Seolah-olah seseorang telah menggali sesuatu di lokasi, mengubur sesuatu di sana," ujar salah seorang pejabat, Geonivan Maciel, dilansir The Sun, Sabtu (11/6/2022).

Kepolisian juga akan melakukan pemindaian sekitar bawah tanah untuk memverifikasi apakah ada penguburan jasad manusia. Pihaknya belum bisa mengonfirmasi keberadaan bukti yang valid.

”Tapi kami akan melihat apakah ada sesuatu di sana yang bisa mengidentifikasi tentang dua orang yang hilang itu," kata Maciel juga. Polisi memfokuskan penyelidikan mereka terhadap pemburu liar dan nelayan ilegal di daerah tersebut. 

Sebelumnya, Pereira sering bentrok dengan kelompok-kelompok ini saat ia mengorganisir patroli adat di suaka margasatwa lokal. 

Philips adalah reporter freelance yang menulis untuk The Guardian dan The Washington Post. Sementara itu, Pereira merupakan seorang ahli suku terasing, pernah menjadi pejabat senior di lembaga adat pemerintah Funai.

Wilayah liar dan tanpa hukum telah memikat geng penyelundup kokain, bersama dengan penebang liar, penambang, dan pemburu di Hutan Amazon. 

Hilangnya kedua korban ini telah bergema secara global, dengan ikon Brasil dari sepak bola besar Pele hingga penyanyi Caetano Veloso bergabung dengan politisi, aktivis lingkungan, dan hak asasi manusia dalam mendesak Presiden Jair Bolsonaro untuk mengintensifkan pencarian.

Sedangkan Bolsonaro mengatakan bahwa angkatan bersenjata Brasil bekerja tanpa lelah untuk menemukan kedua pria itu dalam acara KTT Amerika di Los Angeles, Jumat (10/6/2022).

Jalan-jalan di Atalaia do Norte, kota tepi sungai terbesar di dekat tempat korban terakhir terlihat, menjadi sibuk dalam beberapa hari terakhir dengan tentara di truk bersama dengan suara helikopter. 

Sekitar 150 tentara telah dikerahkan melalui perahu sungai untuk memburu orang-orang yang hilang dan mewawancarai penduduk setempat, Jumat (10/6/2022). 

Tim pencari juga telah mencari korban sejak Minggu lalu. Perahu-perahu yang membawa polisi dan petugas pemadam kebakaran melakukan penyelaman di daerah bervegetasi keruh di sepanjang tepi Sungai Itacoa. 

Kano juga digunakan untuk mencari jejak kedua pria yang menghilang di perairan dangkal di sekitar Sungai Amazon. (tim redaksi)

#brasil
#pencarianoranghilang
#hutanamazon
#sungaiamazon
#jurnalisinggris
#ahlisukuterasing
#presidenbrasil
#jairbolsonaro

Tidak ada komentar