Breaking News

Jari Tiba-Tiba Kaku, Alarm Kolesterol Tinggi

Jari kaku bisa jadi gejala kolesterol. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Bangun tidur tiba-tiba jari terasa kaku dan sulit diluruskan? Kamu harus waspada, karena bisa saja ini jadi salah satu gejala kolesterol tinggi.

Kondisi medis ini dikenal sebagai kontraktur dupuytren. Kondisi dimana jari keempat dan kelima kamu bengkok secara permanen. 

Dr Deborah Lee dari Dr Fox Online Pharmacy mengatakan, ini adalah jenis kelainan bentuk tangan. Tendon yang mengalir di antara jari keempat dan kelima, di telapak tangan, menjadi kencang dan berkontraksi, sehingga sulit meluruskan jari sepenuhnya. 

"Seiring waktu, jari-jari menjadi bengkok secara permanen. Kontraktur dupuytren lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Tetapi bisa juga menyerang orang yang gemar merokok, alkohol, dan diabetes," kata Lee melansir Express, Rabu (22/6/2022). 

Banyak orang baru menyadari untuk pertama kalinya bahwa mereka memiliki kadar kolesterol tinggi, ketika mereka dirawat di rumah sakit karena serangan jantung. Padahal, kolesterol yang meningkat dapat dideteksi sebagai hasil dari tes darah tanpa gejala. 

Ada juga gejala kolesterol tinggi tidak biasa lainnya yang harus diwaspadai. Lee menjelaskan gejala tersebut adalah arcus senilis yakni tepi putih keabu-abuan yang dapat dilihat di mata, di lingkar luar kornea. 

Meskipun arcus senilis umum pada orang dewasa yang lebih tua, namun jika kondisi itu terjadi pada seseorang yang berusia di bawah 40 tahun, menunjukkan bahwa kadar kolesterol meningkat. 

Orang dengan masalah kesehatan tertentu atau penyakit termasuk obesitas, menopause, penyakit hati, penyakit ginjal, kecanduan alkohol dan tiroid kurang aktif lebih berisiko memiliki kadar kolesterol tinggi. 

Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel yang sehat, tetapi kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 

Dengan kolesterol tinggi, kamu dapat mengalami timbunan lemak di pembuluh darah. Akhirnya, endapan ini tumbuh, sehingga sulit bagi darah untuk mengalir melalui arteri. 

Terkadang, endapan tersebut dapat pecah secara tiba-tiba dan membentuk gumpalan yang menyebabkan serangan jantung atau stroke. "Kolesterol tinggi dapat diturunkan, tetapi seringkali merupakan akibat dari pilihan gaya hidup yang tidak sehat, yang membuatnya sulit dicegah dan diobati. Diet sehat, olahraga teratur, dan terkadang obat-obatan dapat membantu mengurangi kolesterol tinggi," tandasnya. (tim redaksi)

#kolesteroltinggi
#kesehatan
#jarikaku
#penyakitjantung
#gayahidup
#olahragateratur
#dietsehat

Tidak ada komentar