Breaking News

Janji Mendag, 2 Minggu Lagi Minyak Goreng Kemasan Sederhana Rp14.000 Banjiri Pasar

Minyak goreng. Foto: Ilustrasi/ Pixabay

WELFARE.id-Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan berjanji, minyak goreng kemasan Rp14.000 bakal membanjiri pasar dalam dua minggu ke depan. Pemerintah akan menyediakan minyak goreng seharga Rp14.000 per liter di supermarket dan minimarket. 

"Kalau sudah dikemas dengan pengemasan yang baik, harga ditulis Rp14.000. Kalau sudah kemasan, pasarnya akan lebih luas, bisa masuk di supermarket-supermarket," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, melansir Antara, Kamis (23/6/2022).

Saat ini program minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter atau Rp15.000 per kg hanya bisa didapatkan di toko atau warung pangan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Kini sudah terdapat 13.968 toko atau warung pangan yang bekerja sama untuk mendistribusikan minyak goreng seharga Rp14.000 per liter.

Zulhas-sapaan akrabnya mengatakan, jumlah tersebut akan terus bertambah. Ia menuturkan, saat ini pihaknya sedang dalam proses memproduksi minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp14.000.

Minyak goreng kemasan tersebut nantinya akan bisa didistribusikan di supermarket dan minimarket agar lebih banyak masyarakat  bisa menjangkau minyak goreng seharga Rp 14.000 per liter. "Kalau curah, toko semacam minimarket nggak mau jual. 

Tapi kalau sudah dikemas, mereka akan mau. Jadi akan lebih banyak lagi. Makanya doakan Insya Allah dua minggu, minyak Rp14.000 ada di mana-mana, tidak akan menjadi isu lagi, karena sudah tersedia dengan baik," janjinya.

Ia juga menyebut, pemerintah menyiapkan 300.000 ton minyak goreng per bulan untuk program minyak goreng Rp14.000 per liter. Jumlah tersebut masih lebih banyak dari total kebutuhan konsumsi minyak goreng masyarakat per bulannya.

Karena pasokan ada, maka ia bakal mengizinkan masyarakat membeli minyak goreng curah maksimal 10 liter per hari. Batas pembelian itu naik dibandingkan beberapa waktu lalu yang hanya mengizinkan masyarakat membeli minyak goreng maksimal 2 liter saja per hari. 

Syaratnya, masyarakat wajib menunjukkan KTP saat membeli. "Sepuluh liter sudah boleh, paling tinggi sepuluh," ujarnya kepada wartawan saat mengunjungi salah satu penjual minyak goreng di bilangan Pasar Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022).

Zulhas menambahkan, proses produksi minyak goreng kemasan sederhana sedang dalam tahap penerbitan izin edar dari Badan POM RI. Setelah izin edar diterbitkan, produsen bisa langsung memproduksi minyak goreng kemasan sederhana.

Minyak goreng curah kemasan sederhana yang dijual dengan harga Rp14.000 per liter tersebut bermerek Minyak Kita. Berdasarkan pantauan di sejumlah minimarket di Jakarta, harga minyak goreng kemasan berkisar di rentang harga Rp23.000 hingga Rp25.000 per liter. 

Dengan hadirnya minyak goreng kemasan seharga Rp14.000 per liter, masyarakat dapat beralih pada produk yang lebih terjangkau. (tim redaksi)

#minyakgorengkemasansederhana
#supermarket
#minimarket
#pasartradisional
#menteriperdagangan
#zulkiflihasan
#stokminyakgorengcukup
#merekminyakkita

Tidak ada komentar