Breaking News

Imunisasi dan Vaksinasi Corona Jadi Syarat PPDB Jenjang SD dan SMP di Kota Tangerang

Foto: Pemkot Tangerang
    
WELFARE.id-Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD negeri dan SMP negeri di Kota Tangerang dimulai hari ini, Senin (13/6/2022). Sejumlah persyaratan administrasi diberlakukan bagi calon siswa, salah satunya melampirkan surat keterangan vaksinasi COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan selain berkas kependudukan, seperti kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran, pihaknya mengimbau wali murid untuk melampirkan surat keterangan imunisasi lengkap dan vaksinasi COVID-19 dosis satu dan dua dalam proses pendaftaran.

Permintaan keterangan imunisasi lengkap dan vaksinasi COVID-19 dilakukan atas dasar kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan jaminan keamanan pembelajaran tatap muka (PTM) nanti.

”Apalagi, di tengah pandemi COVID-19 ini yang kian banyak pelonggaran, sehingga, tahun ajaran baru dapat digelar dengan rasa yang lebih nyaman dan aman bagi semua pihak," ujar Jamaluddin juga. 

Dia juga mengatakan, persyaratan imunisasi lengkap dan vaksinasi COVID-19 tersebut tidak akan menggagalkan PPDB. Sebab, sifatnya hanya skrining data untuk Dinas Pendidikan (Dindik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam merancang program capaian hak kesehatan anak di Kota Tangerang yang lebih maksimal. 

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang sejak tahun lalu telah mengeluarkan aturan dalam bentuk instruksi bahwa orang tua harus membangun komitmen agar anak didik dapat mengikuti program-program pemerintah, termasuk program kesehatan di sekolah. 

”Hal inilah yang kita kolaborasikan bersama antara Dindik dan Dinkes untuk di sosialisasikan sejak PPDB," ujar juga Jamaluddin.

Untuk diketahui, Data Dinkes Kota Tangerang mencatat capaian vaksinasi dosis satu kategori anak-anak berusia 6-11 tahun telah mencapai 90 persen atau lebih dati 168 ribu anak. Adapun capaian dosis dua sebanyak 74 persen atau lebih dari 137 ribu anak. 

Terkait kasus paparan COVID-19 sepanjang 2022 pada anak berusia di bawah 10 tahun sekitar 3 persen. Sedangkan kasus paparan COVID-19 pada usia 11-20 tahun sebesar 1 persen. Berdasarkan data tersebut, Dinkes menyebut incident rate COVID-19 menunjukkan anak-anak juga berisiko terpapar virus Corona. 

Sedangkan capaian imunisasi lengkap disebut masih minim di dua tahun terakhir ini seiring dengan keterbatasan atau pengetatan akan adanya pandemi COVID-19.

"Sehingga dengan screening vaksinasi dan imunisasi dalam pelaksanaan PPDB dinilai efektif untuk nantinya dikejar capaiannya dengan program Bulan Imunisasi Anak (BIAS) atau Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN)," ujar Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraini. 

Melalui data screening pada PPDB ini, Dini menyebut, pihaknya akan mengejar kekurangan capaian vaksinasi dan imunisasi tersebut. Hingga saat ini Dinkes masih terus membuka gerai vaksinasi COVID-19 di 38 puskesmas, RSUD, hingga pusat keramaian seperti Tangcity Mall di setiap harinya. (tim redaksi)


#tahunajaranbaru
#2022/2023
#ppdb
#kotatangerang
#sdnegeri
#smpnegeri
#kepaladindikkotatangerang
#jamaluddin

Tidak ada komentar