Breaking News

Ikuti Jejak Nike dan Amazon, Ikea Bakal Tutup Gerai di Shanghai, Ada Apa?

Ikea. Foto: Istimewa/ iStock

WELFARE.id-Sejumlah perusahaan Barat pelan-pelan mulai beranjak dari Tiongkok. Hal tersebut merupakan imbas kebijakan ketat terkait penularan COVID-19. 

Diketahui, pemerintah Tiongkok memberlakukan kebijakan "zero COVID-19" di seluruh negeri. Sehingga, toko-toko banyak yang dipaksa lockdown.

Padahal, di belahan dunia lain, banyak negara sudah "berdamai" dengan virus Corona. Kebijakan lockdown itu membuat banyak perusahaan gulung tikar.

Melansir cnn business, Selasa (14/6/2022), setelah Nike, Amazon, dan AirBnB, kini giliran Ikea yang akan menutup satu lagi tokonya di Negeri Tirai Bambu.

Jaringan ritel furnitur dan barang-barang rumah tangga itu sudah menutup satu toko di barat daya Guiyang, hanya 2,5 tahun setelah dibuka. 

Direncanakan, satu toko di distrik Yangpu, Shanghai juga bakal ditutup pada Juli 2022. Perusahaan mengaku mempertimbangkan penutupan toko di distrik Yangpu sebagai respons atas perubahan pola belanja masyarakat setempat selama pandemi COVID-19.

Ikea telah melakukan analisis komprehensif tentang kelayakan jangka panjang toko di Yangpu, Tiongkok dan sedang mempertimbangkan untuk tidak mempertahankannya. Keputusan Ikea persis dengan beberapa perusahaan barat yang baru-baru ini menilai kembali bisnis mereka di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia. 

Menurut mereka, kebijakan ketat pemerintah setempat dalam menangani pandemi COVID-19 telah berimbas pada bisnis mereka. Banyak toko terpaksa tutup ketika lockdown diterapkan.

Ikea sendiri membuka toko pertamanya di Tiongkok pada 1998 silam di Shanghai. Saat ini, Shanghai mengoperasikan lima toko, termasuk satu di distrik Yangpu.

Secara total, Ikea menyebar 37 toko di Tiongkok untuk melayani konsumen setempat. Namun, pandemi telah menghambat roda bisnis perusahaan yang bermarkas di Swedia itu. 

Toko pertama yang ditutup di Guiyang, kini hanya melayani pemesanan online. Langkah Ikea ini sebelumnya dilakukan oleh Nike, yang menonaktifkan aplikasi Run Club di Tiongkok dan menggantinya dengna platform lokal.

Kemudian, Amazon juga mengumumkan penutupan toko buku Kindle lalu menyetop penjualan perangkat tersebut ke tingkat pengecer. AirBnB juga berencana menghapus semua daftar penginapannya di Tiongkok dan berkonsentrasi pada pelancong yang akan berlibur ke luar negeri. (tim redaksi)

#ikeaditiongkok
#ikeatutup
#amazon
#airbnb
#tiongkok
#lockdown
#kebijakanketatcovid19
#zerocovid19
#ikea

Tidak ada komentar