Breaking News

Harapan Baru, Peneliti Kembangkan Obat yang Bisa Cegah Diabetes Tipe 1


Pendeteksian diabetes tipe-1 untuk balita. Foto: net

WELFARE.id-Penyebab penyakit diabetes tipe 1 terjadi karena sistem imun tubuh menyerang sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin. Tanpa insulin, gula akan menumpuk di dalam darah dan memicu terjadinya kerusakan pada berbagai organ tubuh.

Tapi hasil penelitian terbaru memberi harapan bagi penderita diabetes tipe-1 karena peneliti menemukan obat baru bernama IMCY-0098. Obat ini dapat menghentikan respons sistem imun yang memicu diabetes tipe 1.

"Dalam 10 tahun mendatang, pasien-pasien yang berisiko bisa diberikan IMCY-0098 atau obat lain yang saat ini sedang dikembangan untuk mencegah mereka terkena diabetes, atau menghambat perkembangan diabetesnya selama beberapa puluh tahun," terang ketua tim peneliti dan pakar diabetes dari Oxford University Profesor Katherine Owen, seperti dilansir Mail Online.

Saat ini, obat IMCY-0098 hanya diberikan kepada pasien diabetes tipe 1 yang baru terdiagnosis atau baru dalam tahap awal. Pemberian IMCY-0098 pada kelompok ini menunjukkan bahwa obat tersebut dapat menghambat produksi sel bernama CD4 yang menyebabkan kerusakan pada sistem imun dan memicu terjadinya diabetes tipe 1.

Hal tersebut membuat diabetes tipe 1 tak lagi berprogres. Para ahli berharap efek yang sama juga bisa ditemukan ketika IMCY-0098 diberikan pada individu yang belum terdiagnosis diabetes tipe 1 namun sudah menunjukkan gejala. 

Beberapa contohnya adalah selalu merasa haus dan sering ke toilet untuk berkemih. Tim peneliti juga mengungkapkan bahwa penggunaan obat IMCY-0098 hanya menarget sel CD4. Obat ini tak akan mempengaruhi kemampuan sistem imun dalam melindungi tubuh dari beragam ancaman infeksi.

Diabetes tipe 1 biasanya pertama kali muncul pada masa kecil. Namun, diabetes tipe 1 juga bisa muncul pertama kali saat seseorang sudah dewasa, umumnya sebelum usia 30 tahun.

Saat ini, obat yang dapat diberikan kepada pasien diabetes tipe 1 adalah insulin dalam bentuk suntikan. Pasien diabetes tipe 1 harus selalu memonitor kadar gula darah mereka dan menyuntikkan insulin setiap kali mereka makan.

"Insulin merupakan pengobatan yang luar biasa, tetapi dia tidak melakukan apa pun untuk menahan progres penyakit," ucap Prof Owen.

Prof Owen mengatakan obat baru yang mereka kembangkan memiliki kemampuan untuk menjaga pankreas, sehingga tubuh para pasien memiliki kemampuan untuk memproduksi insulin. 

Dengan begitu, para pasien tak akan terlalu bergantung pada injeksi insulin untuk mengendalikan kadar gula darah. "Yang mana ini akan lebih baik bagi mereka untuk jangka panjang," pungkas Prof Owen. (tim redaksi)

#kesehatan
#obatdiabetes
#diabetestype1
#sistemimuntubuh
#imcy-0098
#insulin
#pankreas
#oxforduniversity

Tidak ada komentar