Breaking News

Greysia Polii Umumkan Gantung Raket

Atlet bulutangkis Greysia Polii. Foto : instagram @greyspolii

WELFARE.id-Greysia Polii memutuskan pensiun dari dunia yang membesarkan namanya, bulutangkis. Pengumuman resmi soal Greysia Polii pensiun akan disampaikan dalam acara bertajuk Greysia Polii: Testimonial Day. 

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung sebelum partai final Indonesia Masters 2022, Minggu (12/6/2022), mulai pukul 09.00 WIB. Wanita yang akrab disapa Greys ini tak kuasa menahan kesedihan saat mengungkapkan keputusannya untuk gantung raket. Dengan mata berkaca-kaca, Greysia mengakui keputusan itu diambil setelah merasa cukup meraih pencapaian di dunia bulutangkis. Wanita asal Minahasa ini menyebut kemenangan di Olimpiade Tokyo 2020 membuatnya merasa yakin dengan keputusan gantung raket alias pensiun. 

"Yang pertama saya ingin ucapkan adalah rasa syukur atas segala hal yang sudah terjadi sampai sekarang. Saat para atlet memberikan yang terbaik bagi Indonesia, PBSI dan pihak lainnya akan memberikan apresiasi terhadap atlet yang akan berhenti sebagai seorang pemain," ujarnya di Jakarta, dikutip Sabtu (4/6/2022) 

"Tak ada kata lain selain rasa syukur kepada Tuhan. Saya ingin berterima kasih kepada PBSI yang sudah 19 tahun menjadi rumah rasa sebagai atlet," lanjut atlet berusia 34 tahun itu 

Gelar juara bergengsi sudah didapat Greysia Polii sepanjang 19 tahun kariernya, sejak bergabung di tim nasional bulu tangkis Indonesia pada 2003. 

Dalam periode tersebut, Greysia sejatinya kerap berganti pasangan tanding. Mulai dari Heni Budiman, Jo Novita, Vita Marissa, Meiliana Jauhari, Nitya Krishinda Maheswari, hingga Apriyani Rahayu. 

Akan tetapi, Greysia selalu mampu tampil solid bersama tandemnya dan tak pernah berhenti mempersembahkan prestasi untuk Indonesia. 

Selain di sektor ganda putri, Greysia juga pernah bertanding di nomor ganda campuran bersama Muhammad Rijal dan meraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2004 di Kanada. Pada event yang sama, Greysia juga mempersembahkan medali perunggu di nomor ganda putri bersama Heni Budiman. 

Adapun gelar juara turnamen individu BWF pertama Greysia diraih saat berpasangan dengan Jo Novita di Phillipines Open 2006. Keberhasilan itu sekaligus membuat Greysia mulai mencatatkan namanya di pentas bulu tangkis dunia. 

Greysia yang kemudian dipasangkan dengan Nitya sukses menapaki podium juara beberapa turnamen individu seperti Thailand Open, Chinese Taipei Open, Korea Open, dan Singapore Open. 

Duet Greysia/Nitya juga berhasil mempersembahkan medali emas Asian Games 2014 dengan mengalahkan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang). 

Akan tetapi, kerja sama kedua pemain itu harus berakhir setelah Nitya mengalami cedera lutut serius yang mengharuskannya naik meja operasi pada Desember 2016. 

Ditinggal Nitya, Greysia pun sempat dicoba dengan beberapa pemain, mulai dari Rosyita Eka Putri Sari dan Rizki Amelia Pradipta. 

Barulah pada Mei 2017 ia dipasangkan dengan Apriyani Rahayu dan langsung mencatatkan rapor positif dengan menjuarai Thailand Open dan French Open. 

Mereka juga berhasil menjadi runner up Hong Kong Open 2017, semifinalis New Zealand Open 2017, dan menembus perempat final Korea Open. 

Prestasi Greysia/Apriyani terus berlanjut hingga sukses meraih medali emas SEA Games 2019 setelah mengalahkan wakil Thailand, Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong. 

Mereka kemudian berdiri di podium juara Indonesia Masters 2020 dan Spain Masters 2020. Titel di Spain Masters menjadi gelar terakhir mereka pada musim 2020 karena BWF membatalkan sisa turnamen akibat COVID-19. 

Setelah berbulan-bulan tidak bertanding, Greysia/Apriyani mengawali musim 2021 dengan gelar juara Thailand Open sebelum akhirnya mencapai prestasi puncak yaitu emas Olimpiade. 

Greysia/Apriyani tampil impresif di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka tak pernah menelan satu pun kekalahan pada babak penyisihan grup. 

Tren positif itu pun berlanjut hingga final dan mengalahkan Chen Qingchen/Jia Yi Fan (Tiongkok) dengan skor 21-19 dan 21-15. 

Fokus dengan Keluarga 

Setelah pensiun, Greysia mengaku ingin sepenuhnya fokus membangun keluarga. Wanita yang juga pebisnis ini memiliki rencana yang sangat panjang terutama melengkapi rumah tangganya dengan kehadiran sang buah hati dengan sang suami, Felix Djimin. 

"Kebetulan saya sudah menikah dan setiap wanita ketika dia menikah otomatis ingin bangun keluarga. Sudah saatnya untuk saya memikirkan gimana masa depan saya, bukan hanya dua atau tiga tahun ini, tapi saya ingin melihat 10 tahun kemudian 20 tahun kemudian, saya pikirkan sampai sejauh itu," ungkapnya. 

"Kami ingin berusaha program punya anak dan sebagainya. Kami harus pikirkan sekarang, nggak bisa ditunda lagi, karena usia juga," tambahnya. 

Ya, sejak menikah dengan pengusaha berlian itu pada 23 Desember 2020 lalu, Greysia belum dikaruniai anak. Salah satu alasannya tentu karena profesinya sebagai seorang atlet yang tak bisa hamil begitu saja di tengah kesibukannya menjalani latihan dan mengikuti beberapa turnamen. Karena itu, dia merasa sudah saatnya untuk berhenti dari dunia bulu tangkis dan memulai program memiliki anak.


Deretan Prestasi Greysia Polii 

• Juara Philippines Open 2006 bersama Meiliana Jauhari 

• Juara Indonesia Grand Prix Gold 2010 bersama Meiliana Jauhari 

• Juara Chinese Taipei Open 2011 bersama Meiliana Jauhari 

• Juara Thailand Open 2013 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara Swiss Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara Chinese Taipei Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara Chinese Taipei Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara Korea Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara Indonesian Masters 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara Singapore Open 2016 bersama Nitya Krishinda Maheswari 

• Juara French Open 2017 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara Thailand Open 2017 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara India Open 2018 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara Thailand Open 2018 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara India Open 2019 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara Indonesia Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara Spain Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu 

• Juara Thailand Open 2020 bersama Apriyani Rahayu 

• Medali emas SEA Games 2019 bersama Apriyani Rahayu 

• Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu 

Statistik 

• Ganda putri: 448 menang, 229 kalah 

• Ganda campuran: 58 menang, 37 kalah. (tim redaksi) 

#greysiapolii
#greysiapoliipensiun
#bulutangkis
#badminton
#atletbadminton

Tidak ada komentar